Advertisement

Fahri Hamzah Terus Berkicau, Beberkan Dugaan Kecurangan Pemilu

Newswire
Rabu, 17 April 2019 - 19:47 WIB
Bhekti Suryani
Fahri Hamzah Terus Berkicau, Beberkan Dugaan Kecurangan Pemilu Fahri Hamzah. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Dugaan kecurangan hasil Pemilu 2019 dilontarkan politikus oposisi Fahri Hamzah.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bidang Kesejahteraan Rakyat Fahri Hamzah memprotes Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

Advertisement

Menurutnya, kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin melakukan kecurangan di hari pemungutan suara, Rabu (17/4/2019) ini.

Sejak siang sekitar pukul 12.00 WIB, Fahri Hamzah terus me-retweet berbagai video yang menunjukkan kesalahan yang terjadi di TPS. Macam-macam kesalahan itu antara lain surat suara tercoblos sebelum dipakai, TPS tutup lebih awal, hingga orang dengan gangguan jiwa ikut nyoblos.

Dalam tiap cuitannya, Fahri Hamzah menyertakan tagar #IniCurang.

Kemudian ia meminta pihak KPU dan Bawaslu untuk angkat bicara terkait dugaan kecurangan di sejumlah TPS. Fahri Hamzah menilai, saat ini yang banyak berkoar malah peserta pemilu, bukannya pihak yang berwenang.

"Dalam situasi seperti ini, harusnya @KPU_ID @bawaslu_RI dan @DKPP_RI lah yang banyak bicara bukan peserta pemilu dan lembaga survey. Negara hilang ketika di tengah masyarakat terjadi pembelahan dan keresahan. Tiba-tiba semua jadi ngambang. Ini bahaya. #JagaIndonesia

Sementara media sosial dan masyarakat melaporkan dari TPS masing-masing masing tentang kejanggalan, kecurangan, dan dugaan pelanggaran. Otoritas negara penyelenggara pemilu diam seribu bahasa. Ruang publik jadi kompetisi lanjutan. Ada apa dengan kalian @KPU_ID @bawaslu_RI," kicaunya.

Selain protes, mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mendesak KPU dan Bawaslu untuk mengaktifkan media center. Ia menilai keduanya tak tegas dalam menangani masalah yang terjadi di Pemilu 2019.

"Maksud saya kompetisi lanjutan. Seharusnya pencoblosan adalah akhir kompetisi. Lalu kalau ada sengketa kita tunggu proses hukum. Tapi, absennya @KPU_ID @bawaslu_RI secara tegas, penuh basa basi, dan tidak memberikan kepastian membuat masyarakat tetap tidak tenang.

Saya mengimbau agar @KPU_ID dan @bawaslu_RI khususnya agar mengaktifkan media center-nya, sehingga kalau bisa 24 jam pengaduan masyarakat ditanggapi, sehingga seluruh dugaan kejanggalan dan kecurangan mendapatkan penjelasan yang memadai dan memuaskan. #JagaIndonesia," lanjut Fahri Hamzah.

Menurutnya, pascapencoblosan hanya akan berlangsung damai jika sarannya segera dilaksanakan KPU dan Bawaslu. Jika tidak, masyarakat akan terus saling adu data dugaan kecurangan dengan kubu lawan.

"Hanya dengan cara itu masa-masa pascapencoblosan ini berlangsung damai. Pasangan 02 telah menyampaikan pesan agar pendukungnya tenang dan damai. Maka seharusnya @KPU_ID dan @bawaslu_RI menyambut baik dengan mengaktifkan media center dan pusat respons yang aktif 24 jam.

Sekali lagi, jangan buka celah sengketa lanjutan. Jangan biarkan rakyat saling berkompetisi data tentang kecurangan dan kejanggalan. @KPU_ID dan @bawaslu_RI harus turun tangan menjawab semuanya. Sekarang. Jangan tunggu situasi lain. Sekian," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement