Advertisement

Kim Jong Un Siap Bertemu Lagi dengan Donald Trump, Asal ...

Annisa Margrit
Minggu, 14 April 2019 - 00:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Kim Jong Un Siap Bertemu Lagi dengan Donald Trump, Asal ... Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, 12 Juni 2018. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bakal menunggu perubahan sikap AS yang lebih fleksibel hingga akhir tahun ini. Ia menyatakan dirinya baru akan bertemu lagi dengan Presiden AS Donald Trump jika AS tidak memaksakan kehendaknya.

 Informasi ini menurut Reuters, yang mengutip KCNA, Sabtu (13/4/2019),

Advertisement

"Sangat penting bagi AS untuk berhenti melakukan metode perhitungannya yang sekarang dan mendekati kami dengan metode yang baru," ujarnya, dalam sebuah pidato di hadapan Majelis Tertinggi Rakyat, di Pyongyang, Korea Utara (Korut), Jumat (12/4/2019).
 
Kim menuturkan dalam pertemuan terkait denuklirisasi Korut di Hanoi, Vietnam, pada Februari 2019, AS datang dengan menawarkan cara-cara yang tidak dapat dipraktikkan dan tidak benar-benar siap untuk berhadapan langsung dengan Korut untuk menyelesaikan masalah yang ada.
 
Jika AS tetap melakukan hal yang sama, lanjutnya, maka mereka tidak akan bisa mengubah sikap Korut sedikit pun. 
 
"Kami akan menunggu keputusan berani dari AS dengan penuh kesabaran hingga akhir tahun ini, tapi saya rasa akan sangat sulit untuk mendapatkan kesempatan bagus seperti pertemuan sebelumnya," papar Kim.
 
Dia mengeluhkan sikap pemerintahan Trump yang dinilainya memaksa Korea Selatan (Korsel) untuk mematuhi sanksi terhadap Korut dan tidak mendorong digelarnya proyek-proyek antara Korsel dan Korut.
 
Kim menegaskan Korut memiliki pilihan untuk terus memperbaiki hubungan antara Korut dan Korsel atau kembali ke masa lalu di mana hubungan kedua negara memburuk dan akhirnya memicu perang.
 
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Kim tak akan bergantung pada pembicaraan dengan AS selamanya. 
 
"Ini mungkin memberi sinyal bahwa Korut sedang mempersiapkan rencana untuk mendiversifikasi hubungan diplomatiknya dengan sejumlah negara lain," ucap peneliti Institut Studi Timur Jauh Universitas Kyungnam Kim Dong-yup.
 
Kim dan Trump sudah bertemu dua kali, yakni di Singapura pada Juni 2018 dan di Hanoi. Dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Korsel Moon Jae In di Washington, Kamis (11/4/2019), Trump menyampaikan keinginannya untuk menggelar pertemuan ketiga dengan Kim. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Reuters/bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement