Advertisement
Penghargaan Sri Mulyani Dipandang Sebelah Mata, BPN Sebut Utang Indonesia Akan Tetap Tambah
Menteri Kuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018). - Antara/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga memandang sebelah mata penghargaan yang diraih oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan terbaik se-Asia Pasifik.
Bahkan, BPN menyebut walau Sri Mulyani menambah penghargaan, utang Indonesia pasti akan bertambah.
Advertisement
Hal tersebut dikatakan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade yang menyebut sebanyak apapun penghargaan diraih Menkeu Sri Mulyani, fakta utang terus bertambah tidak bisa dibantahkan.
"Artinya bagi kami, ya silahkan saja mau seribu penghargaan juga, fakta utang bertambah tak bisa kita bantah," ujar Andre di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).
BACA JUGA
Namun, Andre enggan berkomentar mengenai penghargaan yang berdampak pada kubu saingannya. Meski begitu, Politisi Gerindra ini juga mengatakan pihaknya tetap mengapresiasi penghargaan yang telah diraih Sri Mulyani.
"Itu hak beliau [meraih penghargaan], kita ucapkan selamat ke bu Sri Mulyani sudah mendapatkan penghargaan. Kita hormati, apresiasi," pungkas Andre.
Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia.
Ini ketiga kalinya mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini dinobatkan jadi Menkeu terbaik versi majalah keuangan FinanceAsia.
Seperti keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Menkeu Sri Mulyani berhasil membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik, dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir pada 2018 (1,76% dari Produk Domestik Bruto).
Melalui program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada tahun 2016-2017, Menkeu Sri Mulyani juga berhasil meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance) yang pada akhirnya berhasil meningkatkan penerimaan perpajakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Iran Klaim Serang Kapal Induk Abraham Lincoln dan Tembak Jatuh F-35 AS
Advertisement
Advertisement








