Advertisement
Dua Karyawan Freeport Tertimbun Longsor & Belum Ditemukan
Tambang PT Freeport Indonesia di Papua. - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Dua karyawan PT Freeport Indonesia belum ditemukan sejak tertimpa longsor di area Ore Bin 6 Conveyor 66 Feeder 6 MLA mile 74, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Rabu (3/4/2019).
Kedua korban yang belum ditemukan yakni Kawi Yanto Waroy dan Taufik Adnin Rasyad, serta menyebabkan dua karyawan lainnya terluka yaitu Meksy Kemuan dan Yohanis Yoku. Data yang dihimpun Antara mengungkapkan insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIT.
Advertisement
Saat terjadi longsor ada empat karyawan yang berada di sekitar lokasi, dua ditemukan dengan luka lecet, sedangkan dua karyawan lainnya belum diketahui nasibnya.
Pencarian hingga kini masih dilakukan. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal ketika dihubungi Antara, Rabu malam mengakui, belum mendapat laporan tentang insiden tersebut.
“Saya cek dulu ya karena belum ada laporan tentang insiden tersebut,” kata Kamal.
Sementara itu juru bicara PT Freeport Reza Pratama ketika di telpon tidak mengangkat teleponnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
Advertisement
DPMPTSP Bantul Pasang Target Investasi Rp475,52 Miliar pada 2026
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- Otomatisasi Atlas Picu Penolakan Buruh, Hyundai Hadapi Tekanan
- Petir Menyambar Aksi Massa Bolsonaro, 89 Orang Luka di Braslia
- DLH Sleman Terkendala Lahan, Pembangunan IPAL Komunal Mandek 2 Tahun
- Gol Bunuh Diri Antar Al Nassr Pangkas Jarak dengan Al Hilal
- Juventus Siapkan Opsi Beto untuk Tambal Lini Depan Jelang Deadline
- Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026, Keamanan AS Dipertanyakan
- TNI AU Terima Tiga Rafale, Penguatan Pertahanan Udara Dimulai
Advertisement
Advertisement



