Fahd Arafiq Terseret Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Bahlil Sebut Musibah Bagi Golkar
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Petugas sortir dan lipat surat suara menunjukan surat suara yang terdapat kerutan di surat suara Pilpres, di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa(19/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi
Harianjogja.com, BANDUNG—Polda Jawa Barat (Jabar) menampik tudingan mantan Kapolsek Pasirwangi, Kabupaten Garut, AKP Sulman Aziz yang mengaku dimutasi karena enggan mendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin.
Kepala Bidamg Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi terhadap AKP Sulman Azis adalah hal yang lumrah dalam organisasi di Polri.
“Mutasi hal biasa dalam organisasi dan sebagai penyegaran di tubuh internal Polri. Semua jabatan ada batasannya, tidak mungkin selamanya,” ujar Trunoyudo, Senin (1/4/2019).
Dia membantah adanya upaya penggalangan kekuatan untuk memenangkan salah satu calon presiden. Kontroversi ini mengemuka setelah AKP Sulman memberikan keterangan pers kepada awak media di LBH Lokataru, Jakarta, Minggu (30/1/2019)
AKP Sulman mengatakan diperintahkan oleh Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna untuk menggalang dukungan bagi Jokowi pada Pilpres 2019. Trunoyudo menegaskan tuduhan itu tidak benar.
“Diatur di Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Polri Pasal 28 ayat 1 dan 2, Polri harus netral,” ucap Trunoyudo.
Trunoyudo juga mengatakan pengakuan AKP Sulman akan menimbulkan konsekuensi hukum.
“Tentu ada mekanismenya nanti dari fungsi pengawasan karena seluruh personel Polri terikat aturan,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Giuseppe Garibaldi akan resmi menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026 setelah serah terima di Pelabuhan Tanjung Priok.
Polresta Jogja mendalami dugaan pungli food truck di Alkid, termasuk klaim permintaan jatah makan oleh anggota polisi dan tarif parkir jutaan rupiah.
DPRD Bantul menilai kinerja Perumda Aneka Dharma masih perlu didorong agar kontribusi terhadap PAD dan pengelolaan ITF Bawuran meningkat.
Keraton Yogyakarta menegaskan food truck di Alkid telah mengantongi izin. Dugaan pungutan parkir disebut bukan pungutan resmi Keraton.
Logo Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menyimpan makna di balik warna ungu, emas, hijau serta huruf A dan N yang mewakili Asia, Aichi, dan Nagoya.