Advertisement
Ini Tanggapan Kubu Prabowo Soal Mutasi Eks Kapolsek Pasirwangi
AKP Sulman Aziz didampingi Direktur LBH Lokataru Haris Azhar memberikan keterangan pers di Jakarta, Minggu (31/3/2019). - Ist/Suara.com.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean merespon pengakuan eks Kapolsek Pasir Wangi AKP Sulman Azis yang dimutasi karena dianggap mendukung Prabowo - Sandi.
Menurutnya hal tersebut menjadi bukti kecurangan Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dengan memanfaatkan institusi Polri.
Advertisement
Ferdinand mengatakan, bahwa pemerintahan Jokowi berlaku curang karena melihat animo masyarakat saat ini sudah tidak terlalu simpatik dengan pemerintahan. Karena itu, politikus Partai Demokrat tersebut menyebut Jokowi terpaksa menyeret Polri untuk memenangkan Pilpres 2019.
“Jokowi presiden pertama sebagai capres yang sangat curang karena sudah sadar akan kalah bila jujur,” kata Ferdinand dalam keterangan persnya, Minggu (31/3/2019).
BACA JUGA
Dengan adanya penggunaan kekuasaan dengan memanfaatkan posisi Polri tersebut, Ferdinand menilai Jokowi malah merusak demokrasi.
Dirinya pun meminta kepada Jokowi untuk bisa menerima akibatnya jika nanti masyarakat banyak yang tidak lagi memilihnya di Pilpres 2019.
“Jokowi membawa bangsa ini mundur dan rusak demokrasinya. Jangan salahkan rakyat nanti bila mengambil paksa kedaulatannya dari tangan kekuasaan yang curang,” pungkasnya.
Untuk diketahui, mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz angkat bicara terkait dimutasi ke Polda Jawa Barat karena dianggap tidak netral mendukung calon presiden nomor urut 02, Prabowo - Sandi.
Sulman menegaskan dirinya seperti dizalimi. Padahal, ia hanya menjalankan tugas sebagai kapolsek untuk memastikan kegiatan deklarasi Prabowo - Sandi pada tanggal (25/2/2019) di wilayah Kecamatan Pasirwangi, Jawa Barat agar berjalan sesuai ketentuan.
"Saya dimutasikan dari Kapolsek ke Polda Jawa Barat dikarenakan saya berfoto dengan seorang tokoh agama NU Kecamatan Pasirwangi kebetulan sebagai ketua panitia deklarasi Prabowo - Sandi yang dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2019," ujar Sulman di Lokataru, Jakarta Timur, Minggu (31/3/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Empat Pelajar Terseret Arus Rip Current Paris, Begini Kondisinya
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kebijakan WFH Sehari Mulai Dimatangkan untuk Hemat BBM
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- Waspadai Lonjakan Gula Darah dan Kolesterol Tinggi Usai Lebaran
- Puluhan Negara Siap Menjaga Distribusi Energi di Selat Hormuz Iran
- Aktor Laga Chuck Norris Meninggal Dunia Setelah Dirawat di Hawaii
- Aturan WFH Satu Hari Seminggu Tidak Berlaku bagi Semua Sektor Pekerja
Advertisement
Advertisement







