Advertisement
Flashmob Paijo-Paimin dari Belanda untuk Kemenangan Jokowi-Ma'ruf
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo–KH Ma’ruf Amin terus bertambah. Kali ini, datang dari komunitas warga negara Indonesia (WNI) di Belanda.
Komunitas ini mengadakan acara flashmob untuk mendukung JokowiMa'ruf di Museumplein, Amsterdam, pada Minggu (31/3/2019) mulai pukul 12:00 waktu Belanda dan dijadwalkan selesai pada pukul 15:00 waktu setempat.
Advertisement
Koordinator Flashmob Paijo-Paimin: Eropa Pilih Jokowi-Paimin (Eropa Pilih Amin), Evelyn Silitonga kepada Antara London, mengatakan acara flashmob ini telah memperoleh izin resmi dan mendapat sambutan baik dari pemerintah dan kepolisian Kota Amsterdam.
Peserta flashmob diharapkan mengenakan baju atau atasan putih dan atau jilbab putih bagi yang berjilbab dengan pita merah di lengan dan bawahan celana jeans, serta membawa sarung, batik, tenun ikat, atau kain, udeng, blangkon, dan songkok atau kopyah khas Indonesia.
BACA JUGA
Peserta tidak diperkenankan memakai atau membawa atribut relawan atau partai manapun. Ada tiga tarian yang akan dibawakan oleh kurang lebih 500 peserta di lapangan terbuka dengan diiringi lagu Pilih Jokowi, Meraih Kemenangan, dan Goyang Jempol dengan durasi masing-masing selama dua menit.
Adalah komunitas Paijo-Paimin, pelaksana acara flashmob, yang merupakan simbol peleburan dan persatuan seluruh organisasi relawan Jokowi di Belanda, dikoordinir Lestari Wiji dan Evelyn Silitonga.
Selain untuk menyiarkan bahwa sejatinya Indonesia itu beragam namun gandrung keberSATUan, acara ini juga bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh WNI yang memiliki hak pilih, untuk memilih yang satu, memilih yang putih.
Selain menari bersama, komunitas Paijo-Paimin akan melakukan doa bersama dan membacakan pernyataan singkat atas tindakan rasisme dan anti keberagaman, yang digunakan menyerang Jokowi-Ma’ruf Amin, dan dalam konteks internasional terjadinya penembakan di dua masjid di New Zealand yang menelan korban jiwa, pengeboman gereja di Filipina, penyerangan terhadap tempat ibadah di London dan beberapa negara Afrika.
Secara simbolis, sikap penentangan dan keprihatinan terhadap rasisme dan anti keberagaman, diwujudkan oleh komunitas Paijo-Paimin dengan menyalakan satu lilin yang bersanding dengan bunga putih.
Kegiatan ini bagian dari rangkaian roadshow mingguan yang dilakukan secara rutin oleh relawan Jokowi-Amin di Belanda selama lebih dari tiga bulan guna menghimpun dukungan dan pilihan kepada capres 01, Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin.
Pada kegiatan roadshow sebelumnya, dari kota ke kota, acara lebih ditekankan pada diskusi dan sosialisasi pemilu, sedangkan dalam flashmob ini fokus lebih santai dan menghibur. Jumlah peserta yang telah mendaftar hingga saat ini mencapai 300 orang dan bertambah melalui sosialisasi dari grup WA satu ke grup WA lain dan dari mulut ke mulut.
Acara flasmob ini diharapkan dapat beresonansi tidak hanya di Eropa, tapi juga ke negara lain, khususnya Indonesia, melalui unggahan ke semua platform media sosial populer dilengkapi hashtag atau tagar yang disiapkan koordinator yaitu #BelandaPilihJokowi, #BelandaCoblosBajuPutih, #PutihAdalahKita, #EropaPilihJokowi* dan tagar-tagal lain yang bersifat menyejukkan proses kontestasi politik.
Lestari Wiji dan Evelyn Silitonga sebagai koordinator optimistis kegiatan flashmob Paijo-Paimin ini mampu menghimpun suara WNI di Belanda untuk berada di garda terdepan dalam berpolitik secara riang gembira dan berpesta demokrasi dengan merayakan keberagaman penuh sukacita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Advertisement
Musim Liburan, Wisata Jip Merapi Diserbu hingga 20 Ribu Orang
Advertisement
Berita Populer
- Duh, 112 Anak di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Gim dan Medsos
- UGM Rancang Huntara Rumah Geunira dari Kayu Hanyutan Bencana Sumatera
- Atalia Praratya Hadiri Sidang Cerai Ridwan Kamil di Bandung
- Jepang Kembangkan AI untuk Sketsa Wajah Pelaku Kejahatan
- Tiba di Silangit, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Tapsel Sumut
- Perayaan Tahun Baru 2026, Sejumlah Jalan di DIY Ditutup
- Radikalisme Digital Meningkat, BNPT Soroti Ancaman Siber
Advertisement
Advertisement




