Subsidi BBM-LPG 3 Kg 2027 Dipangkas, DPR Soroti Potensi Kesalahan Data Pemerintah
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Ulama India, Zakir Naik di Jakarta, Jumat (31/3). /suara.com-Oke Atmaja
Harianjogja.com, JOGJA-- Pendakwah asal India Zakir Naik kembali menjadi sorotan dunia. Ia diduga melakukan penyelewengan dana bantuan dari negara-negara Islam yang ditampung organisasinya untuk kepentingan pribadi.
Tuduhan itu pun menambah daftar panjang kontroversi yang pernah dilakukan oleh Zakir. Berikut rangkuman beberapa kontroversi Zakir Naik seperti dikutip dari Suara.com.
1. Selewengkan Dana Bantuan
Kontroversi terbaru Zakir Naik adalah terungkapnya fakta penyelewengan dana bantuan dari negara-negara Islam yang ditampung dalam organisasi Islamic Research Foundation (IRF) miliknya. Dana yang terkumpul mencapai RS 193 Crore atau setara Rp 397 miliar itu dicuci dengan dimasukkan ke deposito ribadi termasuk membeli 20 apartemen di Mumbai dan Pune.
Hal ini terungkap setelah salah satu staf Zakir Naik yakni Najmudin Sathak ditangkap pada Jumat (22/3/2019). Najmudin adalah orang utama yng membantu Zakir Naik dalam praktik pencucian uang itu.
“Najmudin Sathak ditangkap karena dia adalah sosok utama yang membantu Zakir Naik melakukan praktik pencucian uang tersebut. Selain itu, ada pula uang yang dipakai untuk memproduksi video berisi ujaran kebencian,” kata laporan resmi Enforcement Directorate India.
2. Diduga hasut anak muda untuk jadi teroris
Zakir Naik sudah menjadi buronan dari negara asalnya, India beberapa tahun lalu. Zakir Naik diduga telah melakukan pendanaan terhadap aksi terorisme.
Zakir Naik diduga kerap melakukan ceramah yang menghasut anak muda untuk melakukan aksi teror. Pihk kepolisian India pun menduga ada keterlibatan organisasi milik Zakir Naik dalam upaya meradikalisasi para pemuda.
Akibatnya, Otoritas Imigrasi Mumbai pun mencabut paspor Zakir Naik. Sejak saat ituZakir Naik berstatus sebagai burona dari negara asalnya yakni India.
3. Ceramah Perbandingan Agama Diduga Picu Keretakan
Zakir Naik seringkali melakukan ceramah perbandingan agama di berbagai negara. Ceramah yang disampaikan Zakir Naik ini mendapatkan banyak kritik lantaran dianggap dapat memicu keretakan persatuan antar umat beragama.
Atas dasar ini, sejumlah negara melakukan aksi penolakan terhadap Zakir Naik. Mulai dari negara Inggris, Malaysia, Bangladesh hingga negara asalnya sendiri India.
4. Berikan Pengaruh terhadap al-Qaeda
Zakir Naik kerap melakukan safari dakwah ke berbagai negara di dunia. Ceramah yang disampaikan oleh Zakir Naik disebut telah menginspirasi banyak aktivis al-Qaeda.
Bahkan, Zakir Naik pun dianggap telah menjadi sosok yang mempengaruhi penyerangan teror di Dhaka, Bangladesh pada 1 Juli 2016 yang menewaskan puluhan orang. Saluran televisi Peace TV milik Zakir Naik di Bangladesh pun dilarang tayang kembali. Sejumlah yayasan milik Zakir Naik digerebek dan disegel oleh pihak berwajib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).