Advertisement

Novel Bamukmin Serukan Pembubaran KPU

Aziz Rahardyan
Jum'at, 01 Maret 2019 - 18:08 WIB
Budi Cahyana
Novel Bamukmin Serukan Pembubaran KPU Novel Bamukmin saat berorasi dalam aksi unjuk rasa FUI di depan kantor KPU, Jumat (1/3/2019). - Bisnis/Aziz Rahardyan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Forum Umat Islam (FUI) mengadakan aksi bertajuk Apel Siaga Umat untuk Pemilu di depan Kantor KPU, Jumat (1/3/2019). KPU diminta netral dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 agar tidak dibubarkan.

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin ikut berorasi dalam aksi tersebut. Dalam orasinya, Novel menyerukan pembubaran KPU jika penyelenggara pemilihan ini berlaku tidak adil.

Advertisement

Novel menyinggung banyaknya kepala daerah yang tidak netral dengan terang-terangan mendukung pasangan calon tertentu.

"Kesempatan hari ini kita mendatangi KPU tak lain dan tak bukan untuk menuntut keadilan, saudara. Betul?" ujar Novel dalam orasinya di atas mobil komando.

"Saat ini sudah krisis kepercayaan. Mereka oknum-oknum aparat, baik sipil, Polri kita pertanyakan netralitasnya," tambah Novel.

Dalam orasi tersebut, Novel mempertanyakan kepala daerah dan pejabat negara seperti menteri, gubernur, wali kota, bupati, bahkan camat yang tidak netral.

Sebab itulah, Novel berharap KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2019 agar tidak mempertontonkan ketidakadilan.

"Mudah-mudahan tahun ini bukan tahun berakhirnya KPU saudara-saudara, betul?" singgungnya sembari menghadap ke arah massa aksi.

"Apabila KPU mempertontonkan ketidakadilan, kalau KPU melakukan kecurangan, kalau KPU tidak netral, maka demi Allah sama-sama kita bubarkan KPU saudara-saudara. Takbir! Siap bubarkan KPU? Siap bubarkan KPU. Takbir!" tambah Novel bersemangat.

Novel juga menyinggung fenomena orang gila yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan laporannya ke Bawaslu untuk Menteri Agama Lukman H Saifuddin dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

Selain itu, Novel juga mengamini ide dari BPN Prabowo-Sandiaga agar setelah pemungutan suara, kotak suara dikumpulkan ke Komando Rayon Militer (Koramil) terdekat dari TPS.

"Kita minta kotak disimpan di Kodim atau Koramil. Kita tidak percaya terhadap camat-camat, betul?" ujar Novel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jangan Sampai Gugur, Ini Tahapan Daftar Ulang SNBP UGM 2026

Jangan Sampai Gugur, Ini Tahapan Daftar Ulang SNBP UGM 2026

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 19:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement