Prabowo Hadiri Sidang DPR, Sampaikan Kerangka RAPBN 2027
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/07). /ANtara foto-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif Ma\'ruf Amin tidak diundang dalam acara Munajat 212 di Monas pada Kami (21/2/2019) padahal dirinya juga alumni 212. Ma\'ruf sempat menyindir karena dirinya tidak diundang.
Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menanggapi soal sindiran itu. Novel mengatakan, acara yang diselenggarakan MUI DKI Jakarta bersama LDF DPP FPI itu merupakan acara khusus bagi para alumni 212 dan partai pendukung koalisi keumatan. Sehingga undangan hanya diberikan untuk orang tertentu saja.
"Namanya juga acara kami, ya dari kelompok kami juga lah, yaitu partai koalisi keumatan dengan mengawal ijtima ulama jelas bukan, sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan pihak seberang," kata Novel saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Minggu (24/1/2019).
Ma’ruf mengaku heran kenapa dirinya tidak diundang dalam acara tersebut. Padahal kata dia, 212 muncul karena fatwa yang telah dibuatnya pada saat itu.
Menurut Novel, fatwa yang dikeluarkan Ma\'ruf Amin atas nama MUI, bukan pribadi. Di sisi lain lanjutnya, Ma\'ruf yang saat ini menjadi cawapres nomor urut 01 itu menurut Novel tidak pernah hadir dalam aksi bela Islam.
"Perlu diingat bahwa KMA (KH Ma\'ruf Amin) tidak pernah hadir saat aksi bela islam dari pertama 1410, 411 sampai 212 tahun 2016 tidak ada keterlibatan beliau sebagai atas nama pribadi, akan tetapi kami yang mengawal fatwa MUI sampai terbentuk wadah GNPF MUI," tuturnya.
Sebelumnya, Ma\'ruf Amin mengaku heran dirinya tidak diundang dalam acara Munajat 212. "Tapi saya ini kan pendorong 212. Yang mengeluarkan fatwa lahirnya 212 kan dari fatwa saya. Saya kok enggak diundang,” ujar Ma’ruf di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Minggu.
Ma’ruf berpendapat, acara Munajat 212 bukanlah berasal dari gerakan yang dahulu dimotorinya. "Berarti 212 yang kemarin itu, 212 yang lain, bukan yang sama waktu saya gerakkan itu. Beda ya. Beda," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina