Advertisement
Jalur Evakuasi Gunung Merapi Rusak, Ganjar: Perbaikan Akan Segera Dilakukan
Kamis, 14 Februari 2019 - 01:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan paparan - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG--Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Magelang, Klaten, dan Boyolali mengakibatkan sejumlah jalur evakuasi Gunung Merapi di tiga daerah tersebut rusak parah. Selain hujan, aktivitas penambangan juga menjadi penyebab lain kerusakan jalur evakuasi.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta agar bantuan keuangan provinsi diarahkan untuk perbaikan jalur di tiga kabupaten tersebut. Pasalnya, jika tidak segera diperbaiki, akan mengganggu dan membahayakan warga yang hendak mengungsi saat terjadi erupsi.
"Perbaikan akan segera dilakukan. Nanti yang mengerjakan daerah setelah bantuan keuangan sudah cair," kata Ganjar saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Jateng Rabu (13/2/2019).
Selain soal jalan rusak, pemerintah juga memberikan edukasi kepada masyarakat di lereng Merapi dan memanfaatkan radio komunitas untuk membantu memberikan sosialisasi serta edukasi soal mitigasi kebencanaan.
Sementara itu, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG) Hanik Humaida menambahkan, aktivitas Merapi saat ini setelah erupsi besar pada 2010, sifatnya kembali ke karakter aslinya. "Saat ini yang terjadi erupsi kecil-kecil. Yang harus diwaspadai justru awan panas," ujarnya.
Gayatri Indah Marliyani dari Fakultas Teknik Geologi UGM menjelaskan soal Merapi bahwa masyarakat juga perlu diajak membaca potensi kegempaan dan mitigasinya. "Apapun bencananya, dampak paling besar adalah masalah ekonomi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
- Belajar dari Tragedi Bekasi, Ini Aturan Wajib di Perlintasan Kereta
Advertisement
Kasus Little Aresha, Sultan Tutup Semua Daycare Tak Berizin di DIY
Jogja
| Selasa, 28 April 2026, 20:57 WIB
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Ini Penjelasan PT KAI
- Dugaan Pungli Lurah Kulonprogo Diselidiki, Bupati Turun Tangan
- Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak
- Puluhan Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur Dilarikan ke RS
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo, Penumpang Luka-Luka
Advertisement
Advertisement






