2.250 KK di Solo Terindikasi Judol, Bansos Diblokir
Sebanyak 2.250 KPM di Solo terindikasi terafiliasi judi online. Penyaluran bansos dihentikan dan pemulihan diperkirakan pada triwulan IV 2026.
Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menunjukkan senjata tajam barang bukti tawuran antarpelajar yang mengakibatkan tewasnya siswa SMK Ma\'arif Salam. (Antara-Heru Suyitno)
Harianjogja.com, SOLO– Video perlakuan tak pantas yang dilakukan siswa pada gurunya beredar di media soaial. Ternyata, hal itu juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. Ismail Budi, guru honorer di salah satu SMK swasta di Kota Solo, mengaku pernah mendapatkan perlakuan tak mengenakkan.
“Saya pernah diselepekan siswa saya yang mayoritas laki laki. Mereka pada tidur, ada sampai keluar [colut] dari kelas, bahkan ada siswa yang teriak di depan muka saat saya suruh maju ke depan kelas,” ujarnya di sekolah, Selasa (12/2/2019).
Ismail tak pernah marah sewaktu mendapatkan perlakuan seperti itu. Bagi dia, tugas guru adalah mencerdaskan siswa. “Tidak semua siswa dapat diatur dengan baik, bahkan ada siswa yang enggan mendengarkan materi yang saya sampaikan di depan kelas,” ujar Ismail.
Ismail mengabdi selama 12 tahun sebagai guru honorer. “Saya sudah mengabdi hampir 12 tahun, suka duka menjadi guru honorer ya seperti ini. Selalu dipandang sebelah mata oleh siswa. Mereka tidak tahu bagaimana penghasilan yang saya dapatkan,” ujar Ismail.
Hal sama dirasakan Untari Astuti, guru honorer di SMP swasta di Kota Solo. Ia pernah mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari salah satu anak. “Saya dulu pernah menjadi guru pengganti mata pelajaran selama dua pekan. Awalnya saya mengajar seperti biasa di depan kelas. Sewaktu saya memberi tugas, sebagian besar anak-anak tak ada yang mengerjakan tugas yang saya berikan,” ujar Untari saat ditemui Solopos.com.
Untari mendapat cacian dan makian dari salah satu muridnya karena menegur siswanya yang tidak mengerjakan tugas. “Saya waktu itu tanya alasan anak-anak tidak mengerjakan PR. Sewaktu saya tanya kepada salah satu murid, saya mendapatkan cacian mengenai status saya yang masih baru di sekolahan,” ujarnya.
Untari mengaku masih mengingat cacian yang diberikan salah satu siswa saat menjadi guru pengganti. “Tidak perlu disebutkan bagaimana ia mencaci saya, saya ikhlas diperlakukan seperti itu. Memang tugas saya mendidik siswa agar mempunyai karakter yang baik,” ujar Untari.
Direktur Yayasan Satu Karya Karsa (YSKK) Solo, Kangsure, menyebut siswa yang mencaci gurunya menunjukkan rendahnya pendidikan karakter. “Sungguh ironis melihat guru yang diperlakukan seperti itu. Di mana peran sekolah dalam menghadapi ini? seharusnya pihak sekolah dapat mengontrol siswa agar mempunyai kelakuan yang baik,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Pemerintah perlu mengevaluasi lagi program pendidikan karakter yang dilakukan pihak sekolah. “Harus dievaluasi juga bagaimana sekolah dalam mengajarkan pendidikan karakter bagi siswa. Tetapi selain itu dapat dicek bagaimana anak mendapatkan pendidikan di lingkungan sekolah? Apakah mereka mendapatkan perlakuan kasar di rumah?” ujar Kangsure.
Kangsure meminta orang tua jangan sampai lepas tanggung jawab dengan menganggap sekolah sebagai tempat penitipan. “Orang tua juga harus peka dengan mengontrol sehari-hari anak masing-masing, termasuk pergaulan anaknya, dengan siapa dia sehari-hari berteman. Karena bisa jadi, perilaku kurang baik itu juga disebabkan lingkungan dan pergaulan si anak sehari-harinya,” ujarnya.
Psikolog di Rumah Sakit (RS) dr. Oen Solo Baru yang juga merupakan dosen di Fakultas Psikologi Universitas Setia Budi (USB), Yustinus Joko Dwi Nugroho, menyebut siswa ingin dianggap hebat oleh lingkungannya. Ini salah satu karateristik remaja yang ingin dianggap lebih dari lingkungannya. “Istilahnya itu caper, anak remaja selalu ingin tampil lebih di lingkungannya. Dengan cara berperilaku yang menonjol di depan teman-temannya,” ujarnya saat ditemui di RS dr. Oen Solo Baru.
Remaja cenderung berperilaku secara impulsif melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang. “Mereka pasti saat melakukan sesuatu mereka tak memikirkan apa efek yang mereka dapatkan dalam jangka panjang. Mereka pasti menyesal di belakang hari,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Sebanyak 2.250 KPM di Solo terindikasi terafiliasi judi online. Penyaluran bansos dihentikan dan pemulihan diperkirakan pada triwulan IV 2026.
Miss Austria 2024 Lucia Sisic meninggal di usia 22 tahun setelah berjuang melawan sakit jantung sejak lahir. Simak perjalanan hidup dan duka dari Herzkinder Öst
Jadwal bola malam ini 10-11 September 2026: Liga Champions, Liga Portugal, Copa Libertadores. Bayern, Como, dan MU tampil.
BYD Atto 1 kembali menjadi mobil terlaris di Indonesia pada Agustus 2026 dengan penjualan 5.538 unit, menggeser Daihatsu Gran Max Pikap dari posisi puncak.
Striker Kroasia Ivan Mamut resmi gabung Persija Jakarta untuk Super League 2026/2027. Simak profil, statistik gol, dan komentar Ardhi Tjahjoko.
Kelok 23 segera diuji coba. DPRD DIY mendorong Bantul dan Gunungkidul menangkap peluang ekonomi dari akses baru JJLS.