Viral Video PNS Eks Koruptor Kembalikan Baju Dinas Saat Apel

Ilustrasi PNS - JIBI
12 Februari 2019 21:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, ACEH BESAR--Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Aceh Besar, Tarmizi membuat heboh dengan membuka pakaian dinas harian (PDH) saat apel pagi. Aksi itu dilakukannya sebagai bentuk protes atas ketidakjelasan statusnya sebagai abdi negara.

Tarmizi yang mantan napi kasus korupsi membuka seragam dinas yang dikenakannya hingga bertelanjang dada saat apel di halaman Kantor Bupati Aceh Besar di Kota Jantho, Senin 11 Februari 2019.

Dia kemudian mengembalikan baju dinas tersebut kepada pemimpin apel. Pakaian itu diterima Provost Satpol PP. Tarmizi protes karena gajinya kini sudah ditahan, tapi namanya masih ada di absensi dinas. Artinya dia belum diberhentikan atau dipecat sebagai PNS.

Video aksi buka baju Tarmizi tersebar di media sosial. Akun Instagram @aceh.viral ikut mengunggahnya. Dalam video berdurasi 47 detik itu terlihat Tarmizi bertelanjang dada dan berbicara dengan lantang kepada pemimpin apel di tengah kerumunan pegawai lainnya.

“Gaji sudah ditahan, saya enggak sanggup mikir lagi,” kata Tarmizi yang mengaku sudah menghadap sekertaris daerah setempat untuk mempertanyakan kejelasan statusnya.

Tarmizi yang bertugas di Dinas PUPR pernah dihukum karena kasus korupsi proyek pembangunan tanggul di Montasik, Aceh Besar. Ia sempat mendekam di penjara selama setahun pada 2017 dan bebas pada Februari 2018.

Ia melakukan aksi protes tersebut lantaran mempertanyakan nasibnya. Namanya masih ada di absensi. Dia belum menerima surat pemecatan. Tapi, Tarmizi sudah tidak menerima gaji lagi. “Kalau enggak ada presensi enggak apa-apa," katanya.

Tarmizi mengaku akan melaporkan masalahnya ke Presiden Joko widodo. “Saya akan menjumpai Presiden, saya sudah siap,” ujarnya seperti terdengar dalam video tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/2/2019), Tarmizi mengakui sengaja membuka baju dinas sebagai bentuk protes. Dia mengaku saat apel Senin kemarin, sempat menghormat bendera merah putih dengan baju di tangan.

Tarmizi menagih janji yang berdasarkan SKB tiga menteri PNS yang pernah dihukum gara-gara korupsi dipecat paling lambat 31 Desember. Tapi, nama dia masih ada di presensi kehadiran. "Saya belum jelas sudah dipecat atau belum," ujarnya.

Sumber : Okezone.com