Rumah Rapuh Roboh di Sragen Timpa Nenek 83 Tahun hingga Meninggal
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.
Brankas Toserba Luwes Sragen yang dibobol maling, Kamis (31/1/2019) dini hari. (Istimewa/Humas Polres Sragen)
Harianjogja.com, SRAGEN --Peristiwa pencurian dengan pemberatan terjadi Toserba Luwes Sragen Kamis (31/1/2019) dinihari. Akibat pencurian itu kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pencuri tidak hanya mengambil uang di dalam brankas tetapi juga membawa kabur sepeda motor Honda Revo inventaris Toserba Luwes Sragen.
Kasatreskrim Polres Sragen AKP Harno menjelaskan uang yang tersisa dan tidak dibawa kabur pencuri masih dalam tumpukan hingga setinggi 30 sentimeter dengan nilai ratusan juta rupiah.
“Pencuri ini mengetahui secara detail denah Toserba Luwes yang dikelola Mega Puspitasari, warga Colomadu, Karanganyar itu. Aksinya rapi, terencana, dan sudah memetakan tempat. Pencuri ini tidak kesulitan menemukan lokasi brankas. Pelaku mengambil uang dengan menggergaji brankas dengan gergaji besi,” ujarnya, Kamis (31/1/2019).
Brankas setinggi hampir 2 meter itu digergaji di bawah handel brankas merek Guardian yang berbentuk bintang segitiga tumpul seperti simbol mercy. Lubang yang digergaji berbentuk segi empat dengan ukuran 15 cm x 15 cm.
“Lubang itu cukup untuk memasukkan tangan dan mengotak-atik kunci brankas dari dalam. Pencuri kemudian keluar lewat pintu parkir di basement gedung dan kabur menggunakan sepeda motor Honda Revo. Pintu basement itu hanya bisa dibuka dari dalam,” katanya.
Harno memeriksa 16 orang saksi secara intensif sejak Kamis pagi. Para saksi di antaranya Manager Toserba Luwes Sragen Mega Puspitasari, petugas satpam, penjaga malam, penjaga gudang, dan karyawan terkait lainnya.
Dari hasil pemeriksaan, kata dia, ternyata penjaga malamnya tertidur. Harno juga memeriksa kamera closed circuit television (CCTV) di semua sudut.
“Sayangnya kamera CCTV itu terkoneksi ke jaringan lampu. Kalau lampu padam maka kamera ikut padam. Itu menjadi kelemahannya,” ujarnya.
Harno menyampaikan uang yang diambil pelaku dari pecahan Rp100, Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, hingga Rp100.000. Uang-uang itu merupakan hasil dari transaksi jual beli dari Toserba Luwes Sragen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.
Harry Kane meraih Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol dalam 65 pertandingan bersama Bayern Muenchen dan timnas Inggris.
Menaker Yassierli memaparkan regulasi baru pelindungan pekerja, mulai dari pengupahan hingga pekerja rumah tangga dan sektor perikanan.
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Kemnaker membuka pendaftaran mitra MagangHub Batch 3 hingga 29 Oktober 2026. Simak persyaratan dan tahapan pendaftarannya.
SMK Dirgantara Putra Bangsa melantik Ante Wahyu Alfianingrum sebagai Plt. kepala sekolah dan menyiapkan tiga program penguatan pendidikan aviasi.