Modus Ngaku Banpol, Motor Remaja di Sragen Digasak Pelaku
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018)./Reuters-Darren Whiteside
Harianjogja.com, JAKARTA -- Capres Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo - Sandiaga tidak saling memberikan apresiasi saat diberikan kesempatan memberikan kata penutup dalam Debat Pilpres, Kamis (17/1/2019). Dalam statemen terakhir Prabowo dan Jokowi, lebih ditekankan soal visi misi mereka ke depan.
Padahal dalam penutupan debat capres - cawapres , pembawa acara sudah memberikan penekanan jika kata penutup Jokowi dan Prabowo disisipkan kata damai.
Hanya saja, sembari melipat lengan baju, Jokowi menutup kata-kata akhirnya. Meski sudah diingatkan presenter, Jokowi tidak menyebutkan apresiasi untuk Prabowo.
Begitu juga Prabowo tidak menyatakan apresiasi untuk Jokowi. Dalam dua menit memberikan kata penutup, Prabowo lebih banyak menyinggung pemerintah soal kebocoran dana ke luar negeri.
Namun setelah selesai Prabowo memberikan penyataan, Jokowi langsung berjalan menghampiri Prabowo dan bersalaman. Begitu juga dengan Maruf Amin dan Sandiaga Uno.
Pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin dan pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengikuti debat pertama di Bidakara Jakarta Selatan.
Debat capres - cawapres itu dihadiri oleh petinggi partai politik. Dalam debat capres - cawapres itu, Prabowo - Sandiaga mengenakan pakaian jas biru dongker plus dasi merah dan celana biru dongker serta peci. Sementara Jokowi - Maruf Amin mengenakan pakaian serta putih. Khusus Maruf Amin mengenakan sarung.
Debat pertama mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme. Moderator debat adalah Ira Koesno dan Imam Priyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.