Aksi Lucu Bocah saat Ditilang Polisi, Nangis Takut Dipenjara!

Ginanjar Saputra
Ginanjar Saputra Rabu, 16 Januari 2019 19:37 WIB
Aksi Lucu Bocah saat Ditilang Polisi, Nangis Takut Dipenjara!

Bocah merengek untuk tak dipenjara setelah kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm. (Instagram-@polreskukar)

Harianjogja.com, KUTAI KARTANEGARA — Aksi nekat anak-anak mengendarai sepeda motor ini berakhir lucu. Dua bocah di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) ini nekat mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm. Kedua bocah tersebut diberhentikan polisi untuk diberikan surat tilang.

Namun saat hendak diberikan surat tilang, bocah tersebut justru menorehkan kisah unik dengan tingkah konyolnya. Salah satu bocah memohon ampun kepada polisi sembari menangis karena takut dijebloskan ke penjara setelah melanggar peraturan lalu lintas.

Melihat tingkah lucu kedua bocah, salah satu polisi malah menggoda dan menakuti bocah tersebut untuk dipenjara. "Seminggu ya [di penjara], kan tak memakai helm," ujar salah satu polisi.

Mendengar ancama si polisi, bocah tersebut kembali memohon ampun. "Om ini. Kok masuk penjara lagi," ujar si bocah merengek.

Tingkah konyol itu terekam kamera dan videonya menjadi viral di media sosial setelah diunggah di akun Instagram milik Polres Kutai Kartanegara, @polreskukar, Sabtu (12/1/2019). Pada keterangan video yang disertakan, aparat Polres Kukar mengimbau kepada para orang tua untuk tak mengizinkan anak-anak mengendarai sepeda motor.

Orang tua juga diimbau untk lebih bijak memberikan edukasi terhadap anak-anak akan keselamatan diri sendiri. "Jadi bijak lah, memberikan edukasi agar si anak punya batasan-batasan dalam keselamatannya dia," tandas pengelola akun Instagram milik Polres Kutai Kartanegara tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online