Pergantian Pemain Jadi Kunci Indonesia Tekuk Timor Leste
Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026. Strategi pergantian pemain John Herdman menjadi kunci kemenangan Garuda.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Angka kasus kekerasan pada anak di Indonesia sangat memprihatinkan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)mengklasifikasi terdapat sekiranya 10 kategori kekerasan pada anak.
Diantaranya adalah Sosial dan anak dalam situasi darurat, keluarga dan pengasuhan alternatif, agama dan budaya, hak sipil dan partisipasi, Kesehatan dan napza, Pendidikan, Pornografi dan cyber crime, Anak Berhadapan Hukum (ABH), Trafficking dan eksploitasi, serta Kasus perlindungan anak lainnya.
Sepanjang 2018, setidaknya ada 4.885 kasus kekerasan yang berhasil diterima oleh KPAI. Dari 10 aspek tersebut, kategori ABH lah yang menempati posisi paling tinggi dengan 956 kasus terhitung hingga 3 September 2018. Komisioner Bidang Kesehatan dan Napza (KPAI), Sitti Hikmawatty, menegaskan bahwa kasus ABH memang selalu menempati puncak dalam kategori.
“Dari tahun ke tahun, yang paling banyak itu adalah kasus berhadapan dengan hukum. Karena hampir semua ketika mentok, jalurnya akan masuk ke hukum. Misalnya di bidang kesehatan, seorang mendapatkan pengobatan yang salah atau malpraktek, jika tidak bisa dilakukan mediasi, maka akan dilemparkan ke ABH,” terang Hikmahwatty, saat dikunjungi di kantor KPAI, Menteng, Jumat (11/1/2019).
Tak hanya ABH saja yang mendominasi angka kekerasan pada anak, faktor keluarga dan pengasuhan alternatif juga menempati urutan tertinggi kedua setelah ABH yakni dengan 641 terhitung hingga 3 September 2018. Tingginya angka dalam kategori keluarga dan pengasuhan alternatif disebabkan oleh tingginya kasus perceraian dan ekonomi keluarga.
“Banyak hal yang merugikan orangtua dari kasus keluarga dan pengasuhan. Contohnya korban perebutan hak asuh hingga pelarangan akses untuk beremu dengan orang tua yang telah bercerai. Ada pula orangtua yang tidak bercerai namun menelantarkan anaknya begitu saja karena masalah ekonomi,” lanjutnya.
Lebih miris lagi dari data yang diperoleh hingga September 2018, jumlah kekerasan pada anak tertinggi ketiga berada dalam dunia pendidikan. Tentunya ini menjadi sebuah ironi dimana seharusnya setiap anak menuntut ilmu, namun justru harus mengalami kekerasan dalam hidupnya baik yang dilakukan oleh guru ataupun teman sebayanya.
“Berdasarkan survey pada 2016, 88 persen pelajar mengaku menjadi korban bullying. Entah itu bullying yang dilakukan oleh guru, maupun oleh teman-teman mereka. Kami telah melakukan tindakan tegas kepada pelaku kekerasan di sekolah. Efek jera itu jelas ada, tapi individu yang melakukan juga tetap ada,” sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026. Strategi pergantian pemain John Herdman menjadi kunci kemenangan Garuda.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.