Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA - Survei terbaru kembali mengunggulkan pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Elektabilitas capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin memperoleh dukungan sebesar 54,9 persen, sementara lawannya, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan sebanyak 34,8 persen. Hal itu berdasarkan hasil survei dari Indikator Politik Indonesia.
"Sebanyak 9,2 persen belum menentukan dukungan, dan 1,1 persen menyatakan akan golput. Bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi masih unggul atas Prabowo," ucap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).
Burhanudin menjelaskan, kedua kandidat bulan September sampai Desember, tidak menunjukkan kenaikkan elektabilitas yang signifikan.
"Dari bulan September ke Oktober, kedua pasangan calon sama-sama mengalami penurunan elektabilitas, dari Oktober sampai Desember elektabilitas mereka naik," imbuh dia.
Meski demikian, jika dibandingkan bulan September dan Desember, Jokowi-Ma\'ruf mengalami penurunan dari 57,7 persen ke 54,9 persen. Sementara itu, Prabowo-Sandi mengalami kenaikan dari 32,3 persen di bulan September dan 34,8 persen di bulan Desember.
Melihat selisih suara hampir 20 persen, lanjut dia, posisi calon petahana dinilai belum cukup aman. Karena itu, harus ada kerja keras dari seluruh partai koalisi dan peserta pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Melihat masa kampanye yang masih memiliki waktu 3 bulan, selisih 20 persen belum aman buat Jokowi. Meskipun begitu, tapi juga relatif agak aman ketimbang prediksi lembaga lain yang bilang selisih 15 persen," tandasnya.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka kepada 1.220 respoden seluruh Indonesia dalam rentang waktu 16-26 Desember 2018.0
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi memperkuat budaya ilmiah dan menghasilkan riset serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Roblox membagikan lima kiat menjaga kesehatan mental dan keamanan anak di ruang digital, mulai dari mengatasi perundungan hingga menjaga privasi.
Menkomdigi Meutya Hafid mengajak orang tua dan guru mendampingi anak membangun kebiasaan digital sehat serta memahami risiko ruang digital.
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Bulog Magelang telah menyalurkan 10.646 ton jagung SPHP atau 92,34% dari pagu untuk membantu 548 peternak ayam.