Guru di Magelang Didorong Adaptif Hadapi Generasi Digital, Ini Tantangannya
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Kapolresta Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan menunjukkan barang bukti pengrusakan makam, Sabtu (5/1/2019)./Ist
Harianjogja.com, MAGELANG- Pelaku pengrusakan 23 nisan makam di empat TPU di Kota Magelang, tertangkap. Pelaku tepergok warga saat beraksi keempat kalinya di TPU Candi Nambangan Magelang Tengah, Jum’at (4/1/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.
Pelaku adalah Firman Kurniawan, 24, warga Kampung Karangkidul, Kelurahan Rejowinangun Selatan Magelang Selatan Kota Magelang.
Kepala Kepolisian Resor Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan mengungkapkan penangkapan pelaku bermula saat warga curiga dengan suara aneh dari tengah makam.
TIba warga yakni Suryadi, 32, Bindiyati, 32 dan Ade Kurniawan, 31 mendengar ada benda yang dipukul-pukul. "Mereka lalu mencari sumber suara itu, ternyata dari tengah makam," jelas Kristanto, dalam konferensi pers di Mapolresta Magelang, Sabtu (5/1/2019).
Ketiga warga itu mendatangi sumber suara di tengah area makam, dan melihat pelaku. Mereka kemudian bertanya apa yang dilakukan di dalam malam, dan dijawab pelaku bahwa sedang main.
Namun, warga curiga saat melihat dua nisan makam suami istri sudah rusak, sedangkan pelaku membawa palu besi. Warga tersebut kemudian meringkusnya dan menghubungi warga yang lain. Sebagian mereka kemudian melapor polisi
Hasil pemeriksaan, Kristanto menuturkan, aksi pelaku dilakukan seorang diri. Pihaknya juga melakukan pendalaman terhadap pola pengrusakan di tiga TKP lainnya yaitu TPU Giriloyo, TPU Kiringan dan TPU Malangan atau Tidar Krajan.
Saat polisi memperlihatkan pelaku kepada saksi kunci di TKP Kiringan, menurut Kristanto, ada kecocokan identik pelaku yang sama. "Pelaku juga mengaku bahwa aksi pengrusakan di empat TPU dilakukan dirinya," jelas Kristanto.
Sejauh ini, jumlah nisan makam yang dirusak berjumlah 23 buah dari empat TKP di Kota Magelang. Rinciannya, TPU Giriloyo Magelang Selatan sebanyak 11 buah nisan makam nasrani dan satu buah makam muslim, TPU Kiringan enam nisan makam nasrani dan dua makam muslim, TPU Malangan satu makam muslim, dan terakhir TPU Nambangan sebanyak dua makam nasrani.
Atas perbuatannya, menurut Kristanto, pelaku akan dijerat pasal 406 KUHP dan atau pasal 179 KUHP dengan ancaman masing-masing dua tahun delapan bulan dan pada pasal 179 ancaman hukuman satu tahun empat bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Marc Marquez memilih tiba di Qatar pada Kamis malam menjelang MotoGP 2026. Konflik Timur Tengah dan mundurnya Yamaha menjadi sorotan.
DPMPTSP setempat mencatat terdapat 43 izin usaha homestay yang dikeluarkan sepanjang 2025-2026. Total nilai investasi yang tercatat mencapai sekitar Rp7,32 mil
Serangan siber menyasar sistem pendingin supermarket di tujuh negara Eropa. Suhu kulkas naik dan stok makanan terancam rusak.
DPMPTSP Gunungkidul mencatat 62 izin homestay dan 83 izin vila sejak 2021. Pariwisata menjadi salah satu pendorong investasi penginapan.
Kimi Antonelli memilih tetap memakai nomor 12 meski menjadi juara dunia F1 2026. Nomor tersebut punya makna khusus dan berkaitan dengan idolanya.