Advertisement

Ini Transkrip Rekaman Berisi Kabar Surat Suara 7 Kontainer yang Bikin Heboh Publik

Newswire
Kamis, 03 Januari 2019 - 22:50 WIB
Bhekti Suryani
Ini Transkrip Rekaman Berisi Kabar Surat Suara 7 Kontainer yang Bikin Heboh Publik Ilustrasi hoaks. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Rekaman berisi percakapan tentang surat suara pemilu sebanyak tujuh kontainer yang telah dicoblos beredar di media sosial. Namun belakangan kabar keberadaan surat suara tersebut ternyata hoaks.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa penyebaran berita bohong alias hoaks 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos dinilai sudah keterlaluan. Karena itu KPU segera melaporkannya kepada Bareskrim Polri.

Advertisement

Arief mengatakan kalau KPU selalu bertanggung jawab dengan segala permasalahan yang menyangkut soal Pemilu 2019. Banyaknya isu-isu miring soal Pemilu 2019 pun seringkali dijawab KPU dengan data yang dimilikinya guna meluruskan isu tersebut.

"Setiap permasalahan KPU harus mampu dipertanggungjawabkan, sehingga berita bohong kami jawab dengan data," kata Arief di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2018).

Akan tetapi karena melihat penyebaran berita hoaks soal adanya 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos membuat masyarakat khawatir, Arief beserta Bawaslu RI segera melaporkannya kepada Bareskrim Polri. Hal itu diupayakan agar tidak memberikan pengaruh buruk pada jalannya penyelenggaraan Pemilu 2019.

Selain itu Arief juga mengingatkan kepada seluruh pihak untuk langsung melaporkan ke KPU apabila mendapatkan kabar-kabar terkait dengan kecurangan pemilu yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Arief meminta kepada seluruh pihak untuk tidak memberikan info terlebih dahulu ke sosial media.

"Kalau mengingatkan KPU jangan lewat medsos tapi terbuka," ujarnya.

Di sisi lain, Arief mengaku mendapatkan adanya berita hoaks tersebut dari kiriman-kiriman yang diterimanya dari sosial media. "Dari media sosial, di Twitter saya lihat, di WA saya terima juga. Saya lupa yang mana. Tapi dari medsos," pungkasnya.

Untuk diketahui, warganet digegerkan oleh rekaman dengan durasi 33 detik dengan suara pria yang beredar di Whatsapp. Dalam rekaman itu, si pria memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar Jokowi - Maruf Amin.

Dirinya menyebutkan surat suara itu dikirim dari Cina dan sudah disita TNI AL. Di ujung rekamannya, pria tersebut meminta agar memberitahukan kepada pihak Gerindra Pusat dan ke Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Berikut transkrip rekaman tersebut:

Sekarang ini ada 7 kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, marinir udah turun, dibuka satu isinya kartu suara yang sudah dicoblos nomor satu, Jokowi itu mungkin dari China.

Total katanya itu kalau 1 kontainer itu 10 juta berarti kalau ada 7 kontainer 70 juta suara udah dicoblos nomor satu.

Tolong sampaikan akses ke bapake atau ke Gerindra Pusat untuk segera kesana ini ta' kirimin nomor telefon orangku yang disana untuk membimbing ke kontainer itu, ya. Atau sukur akses Djoko Santoso pasti marah kalau beliau, langsung ngecek sana ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement