Advertisement

Menyakralkan Pilpres Dinilai Hanya Memicu Perpecahan Masyarakat

Newswire
Sabtu, 29 Desember 2018 - 14:50 WIB
Bhekti Suryani
Menyakralkan Pilpres Dinilai Hanya Memicu Perpecahan Masyarakat Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc). - JIBI/doc

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Masyarakat diharapkan tak menyakralkan pilpres karena dianggap dapat memicu perpecahan.

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prasetyo Soenaryo berpendapat menyakralkan Pemilu Presiden RI berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk.

Advertisement

Prasetyo di Jakarta, Jumat (28/12/2018), mengatakan pilpres yang disakralkan sebagai persoalan hidup dan mati akan mengarah pada polarisasi dan perpecahan di tengah masyarakat hanya karena berbeda dukungan.

Ia berharap masyarakat secara dewasa menyikapi perbedaan yang ada. Beda itu agar hanya terjadi di ruang pemilihan area kotak suara saja saat pemungutan suara berlangsung.

Sementara itu, dalam kehidupan sehari-hari, kata dia, pergaulan agar biasa saja tidak perlu bermusuhan hanya karena beda pilihan saat pilpres.

"Pilpres sebagai sesuatu yang biasa, rutinitas setiap 5 tahun sehingga tidak menimbulkan polarisasi. Jadi, silakan saja mau dukung si A atau si B," katanya.

Terkait dengan pemilu anggota legislatif, Prasetyo berharap masyarakat jeli dalam menelisik program yang ditawarkan para calon. Jangan terjebak pada pribadi calon tetapi program yang diusung tidak jelas.

"Jadi, program apa yang ditawarkannya calon tersebut dan bukan siapa dia dan apa latar-belakangnya karena itu sudah bagian seleksi partai politik yang mengusungnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Bantul
| Sabtu, 04 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement