Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Suasana pascatsunami di kawasan Banten, Minggu (23/12). Peristiwa tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) pada pukul 21.27 WIB itu mengakibatkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa./ANTARA FOTO-Dian Triyuli Handoko
Harianjogja.com, LAMPUNG SELATAN- Sebagian warga yang selamat dari bencana tsunami Selat Sunda hingga kini memilih bertahan di gunung karena trauma.
Sejumlah warga di Desa Way Muli Timur dan Desa Way Muli, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung yang mengungsi ke gunung, mengaku trauma untuk turun mengingat aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) masih aktif.
"Saya trauma, saya tidak berani turun," kata salah satu warga Way Muli Tumur yang mengungsi di pengungsian Pegunungan Rajabasa, Suminta, Jumat (28/12/2018).
Dia mengatakan, bencana tsunami telah merusak sebagian rumah beserta perahu miliknya yang biasa dipergunakan untuk usaha.
"Rumah saya sebelah bagian kanan jalan dan tidak membelakangi laut. Beruntung rumah saya cuma sebagian yang rusak dan terpenting keluarga saya tidak jadi korban," katanya menerangkan.
Selain bekerja sebagai nelayan, Suminta dalam kesehariannya menjadi seorang guru ngaji untuk anak-anak sekitar. Saat kejadian, dirinya tidak mendapati tanda-tanda akan terjadinya tsunami.
"Pas mereka teriak-teriak ada tsunami ada tsunami, saya langsung lari bersama keluarga saya menaiki dataran tinggi arah gunung. Pada saat itu, saya tidak tahu lagi selanjutnya," kata dia.
Warga lainnya, Pajri, saat kejadian dirinya saat itu sedang berada di Pelabuhan Bakauheni. Saat itu ia ingin menyeberang ke Pelabuhan Merak mengantarkan kiriman menggunakan sebuah mobil truk.
"Hanya ada anak dan istri saya yang berada di rumah. Dan untung mereka bisa selamat," kata dia menjelaskan.
Namun, dia merasa ada keanehan ketika istrinya menghubunginya melalu sambungan telepon. Saat itu, istrinya mengatakan bahwa di desanya sedang dilanda banjir.
"Aneh aja, istri saya bilang banjir tapi saya berada di Bakauheni surut. Kan aneh, padahal sejauh apa sih Way Muli Timur dengan Bakauheni," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Lebih dari 45.000 siswa Jerman berunjuk rasa di 100 kota memprotes pemeriksaan kesehatan dan kebijakan wajib militer baru.
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
SBY mengenang Guruh Soekarnoputra melalui pameran lukisan dan perbincangan di Istana serta menyoroti sumbangsihnya bagi seni dan Indonesia.
Wamen Ekraf Irene Umar mendorong penguatan QRIS untuk mempermudah pembayaran lintas negara bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.