Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA - Keputusan DPW PAN membelot ke kubu Jokowi berbuntut sanksi dari Dwan Pimpinan Pusat (DPP) partai.
DPP PAN mengambil sikap menonaktifkan sementara kepada Ketua DPW Kalsel, Muhidin yang sudah menyatakan untuk mendukung paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.
“Bahasanya dinon-aktifkan. Itu terkait dengan keputusan sepihak yang dilakukan dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf,” ungkap Wasekjen PAN Saleh Daulay ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/12/2018).
Lebih jauh, DPP PAN sedang melakukan investigasi terkait dengan alasan deklarasi dukungan itu. Hasil investigasi itu akan dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap langkah berikut yang akan diambil oleh DPP PAN.
“DPP PAN juga sangat terkejut dengan deklarasi itu. Tidak ada pemberitahuan. Tidak ada riak-riak juga sebelumnya. Karena itulah maka perlu didalami alasannya,” terang Saleh.
Tak hanya itu, Saleh menilai sikap tegas yang diambil DPP dengan menon-aktifkan mereka yang ikut deklarasi. Ini dilakukan agar hal semacam tidak melebar lebih jauh.
“Selain itu, disiplin dan kehormatan partai juga sangat perlu dijaga,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.