Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA - Keputusan DPW PAN membelot ke kubu Jokowi berbuntut sanksi dari Dwan Pimpinan Pusat (DPP) partai.
DPP PAN mengambil sikap menonaktifkan sementara kepada Ketua DPW Kalsel, Muhidin yang sudah menyatakan untuk mendukung paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.
“Bahasanya dinon-aktifkan. Itu terkait dengan keputusan sepihak yang dilakukan dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf,” ungkap Wasekjen PAN Saleh Daulay ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/12/2018).
Lebih jauh, DPP PAN sedang melakukan investigasi terkait dengan alasan deklarasi dukungan itu. Hasil investigasi itu akan dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap langkah berikut yang akan diambil oleh DPP PAN.
“DPP PAN juga sangat terkejut dengan deklarasi itu. Tidak ada pemberitahuan. Tidak ada riak-riak juga sebelumnya. Karena itulah maka perlu didalami alasannya,” terang Saleh.
Tak hanya itu, Saleh menilai sikap tegas yang diambil DPP dengan menon-aktifkan mereka yang ikut deklarasi. Ini dilakukan agar hal semacam tidak melebar lebih jauh.
“Selain itu, disiplin dan kehormatan partai juga sangat perlu dijaga,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).