7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Ilustrasi penembakan./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah membeberkan siapa pelaku penembakan terhadap puluhan pekerja Trans Papua.
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memastikan kelompok bersenjata yang menembaki puluhan pekerja di Trans Papua bukan dari masyarakat sipil. Ryamizard pastikan mereka berasal dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Peristiwa itu terjadi kala kelompok bersenjata menembaki 31 pekerja PT. Istaka Karya di wilayah Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12/2018). Ryamizard menegaskan kalau peristiwa tersebut merupakan tanggung jawabnya.
"Saya sebagai Menteri Pertahanan juga bertanggung jawab. Tanggung jawab saya juga bukan hanya polisi dan tentara saja. Saya bertanggung jawab," kata Ryamizard di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (4/12/2018).
Ryamizard menegaskan, kelompok bersenjata itu teridentifikasi merupakan anggota OPM. Sebelumnya Ryamizard pun meyakini kalau pelaku penembakan itu memiliki tujuan untuk memisahkan Papua dari Indonesia.
"Oh iya lah. Sudah lah, kalau begitu OPM. Masa orang biasa nembak-nembak," ujarnya.
Ryamizard juga mengomentari soal sulitnya evakuasi korban yang dilakukan oleh petugas. Dirinya menyarankan agar petugas yang melakukan evakuasi untuk segera membawa helikopter dengan ukuran besar.
"Ya segera saja bawa helikopter yang lebih besar, pesawat lebih besar, ke tempatnya," kata dia.
Diketahui, sebanyak 31 pekerja PT. Istaka Karya di proyek Trans Papua ditembak mati kelompok bersenjata. Kepolisian Papua menceritakan detik-detik penembakan itu terjadi.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan pekerja PT. Istaka Karya itu sedang mengerjakan pembangunan Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak di Kabupaten Nduga, Papua. Mereka ditembak mati pada 1 dan 2 Desember 2018 kemarin.
Penembakan Trans Papua baru diketahui pada Senin, 3 Desember 2018, sekitar pukul 15.30 WIT dari informasi masyarakat bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja proyek PT. Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.