Ingin Jadi Presiden, Prabowo Ziarah ke Makam Abah Sepuh dan Abah Anom

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. - Suara.com/Arga
18 November 2018 11:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Jelang pemilihan presiden 2019, capres Prabowo Subianto mulai rutin berziarah dan mengunjungi pondok pesantren.

Calon presiden Prabowo Subianto melanjutkan safari politiknya di wilayah Jawa Barat, setelah berkunjung ke Kabupaten Garut, Prabowo melanjutkan kegiatannya di Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (17/11/2018) disebutkan setelah tiba di Tasikmalaya, Prabowo langsung melakukan ziarah ke makam dua tokoh ulama kharismatik Jawa Barat, yaitu Syekh Abdullah Mubarok atau Abah Sepuh dan makam KH Shohibul Wafa Tajul Arifin atau yang dikenal dengan julukan Abah Anom.

Ketika tiba di areal kompleks pemakaman, Prabowo disambut KH Khodir selaku pengurus Ponpes Suralaya dan tokoh-tokoh ulama Tasikmalaya, mereka langsung memasuki area utama makam dan melakukan ziarah dengan membaca shalawat dan doa.

Abah Sepuh merupakan pendiri Pondok Pesantren Suralaya, Tasikmalaya, sedangkan Abah Anom merupakan penerusnya di Ponpes Suralaya hingga wafat pada tahun 2011.

Setelah melakukan ziarah, Prabowo bersama para rombongan langsung menuju ke kediaman pimpinan Ponpes Suralaya KH Zaenal Abidin Anwar, mereka pun berbincang sembari menikmati santapan yang telah disediakan.

Prabowo menjelaskan maksud kedatangan ke Ponpes Suralaya, selain berziarah ke makam Abah Sepuh dan Abah Anom, juga ingin bersilahturahmi dengan KH Zaenal Abidin Anwar serta seluruh keluarga besar Ponpes Suralaya.

Selain itu, dia juga memohon doa restu agar segala perjuangannya pada Pemilu 2019 ini diberikan kemudahan oleh Allah SWT.  "Terimakasih banyak Kiai atas sambutannya, selain berziarah dan bersilahturahmi saya juga memohon doa restu agar jalan perjuangan saya dan tim saya diberikan kemudahan oleh Allah SWT," kata Prabowo.

Mendengar permohonan tersebut, KH Zaenal Abidin Anwar yang juga didampingi oleh para kiai dan tokoh ulama Tasikmalaya lainnya itu langsung mendoakan Prabowo.

Di akhir pertemuan, Prabowo diberikan sebuah buku bersampul hijau bertuliskan TANBIH sebagai sebuah cendramata atas kunjungannya ke Ponpes Suralaya tersebut.

Sumber : Antara