Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Dua pasangan capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 dinilai hanya menampilkan sensasi untuk mencari popularitas publik.
Peneliti Lingkar Survey Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby menilai jika para Capres dan Cawapres selama ini lebih menampilkan sensasi belaka.
Adjie menyebut gejala semacam itu hanya semata-mata mencari popularitas. Padahal, baik itu Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sudah sangat dikenal oleh publik.
"Apalagi kalau kita lihat dari sisi pertarungan sudah dua kali, bukan pertarungan pertama. Publik tahu betul siapa Jokowi dan siapa Prabowo," kata Adjie di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).
Adjie menilai, jika narasi-narasi yang dihembuskan Jokowi semacam Politisi Genderuwo atau Politisi Sontoloyo tak harus dikembangkan.
Semestinya, Jokowi menghiraukan gimik negatif yang disampaikan pihak lawan ataupun menciptakan gimik baru.
"Jangan-jangan ada kepanikan dari pihak petahana kalau menanggapi tone negatif," jelasnya.
Lebih jauh, Adjie berpendapat jika kubu Prabowo - Sandiaga juga tidak banyak menyampaikan gimik negatif seperti Tampang Boyolali sebagaimana yang disampaikan oleh Prabowo Subianto.
"Butuh tawaran yang lebih konkret. Bukan hanya kritik, tapi butuh alternatif isu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.