Komnas HAM Desak Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, MEDAN - Cinta bikin gelap mata. Hal itulah yang dialami GH, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Medan, Sumatera Utara. Ia nekat membakar dirinya sendiri. Ia juga membakar serta IS, sang kekasih yang sudah dipacarinya 3 tahun terakhir.
Informasi yang dihimpun, aksi gelap mata itu dilakoni GH lantaran ia tak terima cintanya diputus oleh sang pujaan hati. Apalagi sang kekasih dikabarkan telah menjalin cinta dengan pria lain.
Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi, saat dikonfirmasi, membenarkan informasi tersebut. Ia mengaku peristiwa itu terjadi di rumah kost korban IS di Jalan Garu 2-B Gang Cipta Baru, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas pada Senin (12/11/2018) malam kemarin.
Saat itu korban IS tengah kedatangan seorang teman prianya. Tiba-tiba tersangka GH datang dan langsung mengamuk. Warga Jalan Garu 8, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas itu bahkan sempat mengancam akan membakar diri bersama korban, dengan bensin yang dibawanya.
Korban dan tersangka kemudian terlibat cekcok, hingga korban terpaksa meminta teman prianya untuk pergi. Saat tinggal berdua, korban dan tersangka kembali berdialog.
Tersangka kembali meminta agar korban tak memutuskannya. Namun korban tetap menolak hingga tersangka kalap dan menyiramkan bensin ke tubuhnya dan juga ke tubuh korban. Tersangka lalu menyulut api dengan korek gas hingga keduanya terbakar.
"Jadi karena tak terima diputusi pelaku ingin mati bersama dengan pacarnya," jelas Ginandjar, Selasa (12/11/2018).
Melihat keduanya terbakar, warga yang sejak awal melihat keduanya terlibat cekcok, langsung memberikan pertolongan. Keduanya di bawa ke RS Mitra Medika Medan.
Setelah mendapatkan perawatan awal, tersangka kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Sementara korban di rujuk ke RS Columbia Asia Medan.
"Keduanya mengalami luka bakar sekitar 70 persen. Sampai saat ini masih dirawat dan belum bisa dimintai keterangan," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.