Advertisement
Ada yang Kembalikan Uang Rp200 Juta ke KPK Terkait OTT Bupati Cirebon
Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima uang Rp200 juta dari pengembalian uang dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra.
"Ada pengembalian uang lebih dari 200 juta terkait OTT di Cirebon," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018).
Advertisement
Sayangnya, Febri tidak mengungkap jelas siapa yang mengembalikan uang ke KPK tersebut. Pun demikian, hingga kini belum diketahui berapa total jumlah uang yang disita saat melakukan giat penindakan di daerah Cirebon.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan hanya membeberkan adanya sejumlah bukti transfer antar rekening serta uang miliaran rupiah yang disita KPK dalam OTT di Cirebon.
BACA JUGA
"[Uang yang disita] belum dihitung, tapi miliaran," singkat Basaria.
Diduga, ada transaksi melalui transfer uang dari sejumlah pengusaha kepada Bupati Sunjaya Purwadi. Purwadi juga disinyalir menerima suap terkait dugaan jual-beli di Pemkab Cirebon.
KPK sendiri mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Cirebon dan sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT kemarin. Sejauh ini, ada enam orang yang sedang diperiksa terkait OTT di Cirebon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sertifikasi Halal di DIY Tak Lagi Rumit, UMKM Didampingi hingga Terbit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- GBK Dipadati Suporter Timnas Indonesia, Ribuan Polisi Disiagakan
- Banyak Dicari Orang Tua, Ini Vitamin untuk Daya Ingat Anak
- Anggaran Diperketat, Status PPPK di DIY Tetap Aman
- Kepadatan Lalu Lintas Lebaran di Banyumas Tak Separah Tahun Lalu
- Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
- Pajak Ekspor Batu Bara Belum Berlaku, Pemerintah Masih Hitung Dampak
- Lonjakan Penumpang KRL Jogja Tembus Ratusan Ribu Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement








