Advertisement
Pendidikan Vokasi, Tenaga Kerja Harus Punya Kompetensi
Pemateri, sekaligus dosen Fakultas Teknik (FT) UGM Herianto memberikan pelatihan 3D Printing kepada guru SMK, Senin (22/10/2018). - Harian Jogja/ Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Pemerintah mengharapkan para tenaga kerja memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan vokasi untuk mendapatkan pekerjaan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah telah merancang dan mempersiapkan pengembangan pendidikan vokasi sejak dua tahun terakhir yang diharapkan akan mulai dilaksanakan pada 2019.
Menurut dia, pemerintah telah mengubah kurikulum, menyediakan pengajar, melatih para pengajar dan persiapan metode belajar. Dengan pendidikan vokasi, ujar Darmin, pencari kerja tidak lagi hanya mengandalkan ijazah.
Advertisement
"Bayangkan SMK tiga tahun dapat ijazah, kerja belum tentu dapat. Karena tingkat pengangguran SMK lebih tinggi dari yang lain," kata Darmin, Selasa (23/10/2018).
Menurutnya, dengan pendidikan vokasi, orang yang lulus dari program pendidikan tersebut akan memiliki kompetensi di bidang tertentu. Darmin menyebut contoh seperti membangun rumah, membuat atap, membangun pondasi dan sebagainya.
Menurut data yang dipaparkan oleh pemerintah, jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) meningkat 12% menjadi 14.218 (2018) dibandingkan dengan 12.659 (2015).
Jumlah Politeknik meningkat 38% menjadi 258 (2018) dibandingkan dengan 186 (2015), jumlah Balai Latihan Kerja meningkat 13% menjadi 301 (2018) dibandingkan dengan 265 (2015) dan sebagainya.
Selain jumlah kelembagaan yang meningkat, pemerintah juga memaparkan data mengenai jumlah orang yang ikut program magang di dalam negeri yang meningkat 8% menjadi 60.467 (2018) dibandingkan dengan 56.119 (2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Sering Dianggap Biasa Semangka Punya Dampak Tak Terduga
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- Ketegangan Teluk Memanas, Iran Serukan Aliansi Baru
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
Advertisement
Advertisement







