Advertisement
Ma'ruf Amin Dengar Isu Tuduhan Dirinya Diperalat Jokowi
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/07). - ANtara foto/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Suhu politik Indonesia memanas semakin dekatnya dengan pemilihan presiden dan wakil presiden 2019. Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengaku mendengar adanya isu yang menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperalat dirinya sebagai ulama Nahdlatul Ulama (NU) untuk kepentingan Pilpres 2019. Dia menegaskan isu itu tidak benar dan keterlaluan.
"Ada yang bilang Kiai Ma'ruf ini hanya dijadikan sebagai alat saja, berarti menuduh Pak Jokowi, ini isu kejam," kata Kiai Ma'ruf dalam sambutannya di acara halaqah alim ulama dan silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Jawa Barat, di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya, yang dihadiri ribuan santri, Senin (22/10/2018).
Ma'ruf menyatakan tak habis pikir atas munculnya isu semacam itu. Dia menegaskan bahwa dirinya selaku Rais Aam tidak bisa diperalat. "Masa Rais Aam bisa diperalat. Kebangetan itu. Maka jangan didengar," tegas Ma'ruf.
Ma'ruf menekankan dirinya adalah orang yang berpengalaman secara politik. Dia mengatakan pernah duduk sebagai anggota legislatif, menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dua periode dan terakhir berada di jajaran Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi bisa saja memilih cawapres dari kalangan lain, misalnya dari kalangan profesional dan politisi. Namun, kata dia, Presiden Jokowi memilih dirinya yang berasal dari kalangan ulama karena mencintai ulama dan santri.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
RTH Tegalgendu Jogja Jadi Pionir Pertanian Kota Berbasis Pupuk Organik
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026
- Dituding Fadia Arafiq, Ahmad Luthfi Tak Tahu Soal Penangkapan KPK
- Terekam CCTV, Gamelan Ndalem Pujokusuman Jogja Digondol Maling
- Mudik Gratis Lebaran 2026, Bus Pemkab Banyumas Berangkat dari TMII
- Dua Korban Lahar Hujan Merapi Ditemukan, Tim SAR Sisir Sungai Senowo
- Waspada Ukuran Celana Naik, Tanda Awal Bahaya Obesitas Sentral
- Gantikan Sang Ayah, Mojtaba Jadi Calon Kuat Pemimpin Baru Iran
Advertisement
Advertisement







