Tiga Kali Terjerat Korupsi, Ini Jejak Kasus yang Menjerat Fahd Arafiq
KPK menyebut status residivis Fahd Arafiq dapat menjadi pertimbangan pemberatan hukuman setelah tiga kali terjerat perkara korupsi.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANDUNG—Perum Bulog mengingatkan pentingnya menjaga kualitas beras di tengah melimpahnya stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini mencapai 5,4 juta ton. Seluruh mitra penggilingan padi diminta meningkatkan standar pengolahan dan mempertahankan mutu agar beras yang diterima masyarakat tetap berkualitas.
Penegasan tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani saat berdialog dengan pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Sumedang. Menurutnya, keberhasilan menjaga stok pangan nasional harus diimbangi dengan kualitas beras yang tetap terpelihara.
"Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan Bulog agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik," ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan di Bandung, Sabtu (1/8).
Pengawasan Dilakukan dari Hulu hingga Hilir
Rizal menjelaskan, Bulog menerapkan pengawasan mutu beras secara menyeluruh mulai dari proses produksi hingga penyimpanan.
Pada tahap hulu, setiap mitra penggilingan diwajibkan memenuhi standar mutu gabah dan beras sebelum masuk ke rantai pasok pemerintah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas beras tetap sesuai ketentuan sejak awal proses.
Sementara pada tahap hilir, Bulog melakukan inspeksi dan sidak secara berkala, termasuk di Gudang Filial Kordon. Pemeriksaan meliputi kebersihan gudang, sirkulasi udara, hingga sistem penyimpanan fisik beras untuk mencegah kerusakan selama masa penyimpanan.
Keamanan Gudang Diperkuat Bersama TNI-Polri
Selain menjaga mutu beras, Bulog juga memperketat sistem pengamanan pergudangan dengan melibatkan personel TNI dan Polri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah tetap aman selama proses penyimpanan hingga distribusi.
"Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal. Pengamanan gudang-gudang Bulog diperkuat melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri guna menjaga keamanan stok Cadangan Beras Pemerintah sehingga proses penyimpanan dan distribusi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar," kata Rizal menegaskan.
Bulog Optimistis Pasokan Beras Tetap Berkualitas
Bulog menilai penerapan standar mutu di tingkat penggilingan yang dipadukan dengan pengawasan gudang secara terintegrasi akan menjaga kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Rizal menyatakan Bulog optimistis pasokan beras dalam Cadangan Beras Pemerintah tetap berada dalam kondisi prima sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat upaya swasembada pangan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyebut status residivis Fahd Arafiq dapat menjadi pertimbangan pemberatan hukuman setelah tiga kali terjerat perkara korupsi.
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Joan Laporta ingin Camp Nou menjadi lokasi final Piala Dunia 2030 setelah UEFA menetapkan stadion Barcelona itu sebagai venue final Liga Champions 2029.
Geely Galaxy Zhanjian 700 mencatat 43.900 refundable pre-order dalam satu jam. SUV hybrid ini punya tenaga 1.113 HP dan kemampuan off-road.
Marc Marquez memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 274 poin jelang GP Austria. Di sisi lain, Francesco Bagnaia turun ke posisi kesembilan.
Range Rover 2017 milik keluarga di Georgia terbakar saat terparkir dan api menjalar ke rumah. Land Rover digugat dengan klaim kerugian lebih dari Rp112 miliar.