Advertisement
TKN Jokowi-Ma'ruf Ingin Larangan Politik di Kampus Ditinjau Kembali
Direktur relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanul Haq (kedua dari kiri)./JIBI - BISNIS/Iim Fathimah Timorria
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Aturan pelarangan kegiatan politik di kampus harus ditinjau kembali. Hal itu diungkapkan Direktur relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanul Haq.
Hal itu disampaikannya usai memberi pernyataan perihal pengiriman relawan dan bantuan Crisis Center Jokowi-Ma'ruf Amin untuk korban gempa Palu.
Advertisement
"Ke depannya saya akan meminta DPR untuk melihat kembali posisi kampus dalam dunia politik," kata Maman di Jakarta, Kamis (11/10/2018).
Menurutnya, mahasiswa tidak seharusnya dijauhkan dari dunia politik. Revisi aturan juga diperlukan agar mahasiswa turut aktif dalam dinamika politik praktis lewat penyaluran ide dan gagasan.
BACA JUGA
Maman menjelaskan, sumbangsih mahasiswa yang ia maksud bukan dalam konteks ketika mahasiswa dimobilisasi untuk menjadi pendukung aktif suatu kelompok politik.
"Ide dan gagasan mahasiswa itu nantinya berguna sebagai masukan atau kritik," ucapnya.
Kunjungan calon presiden dan wakil presiden ke instansi pendidikan belakangan menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai aksi kunjungan tersebut sarat muatan politis dan kampanye.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf berdalih kunjungan ke instansi pendidikan seperti kampus dan pesantren adalah hal yang sah, karena tidak ada unsur kampanye.
Hal ini diamini Maman. Menurutnya, selama tidak ada ajakan memilih dan murni diskusi, kunjungan ke kampus tidak menyalahi aturan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement









