Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid saat mendeklarasikan dukungan politiknya, Rabu (26/9/2018)/Bisnis - Martin Sihombing
Harianjogja.com, JAKARTA- Calon Presiden RI petahana Joko Widodo menanggapi dukungan yang diberikan keluarga besar Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) . Ia mengaku semakin bersemangat bersama Ma\'ruf Amin dalam mengikuti kontestasi Pilpres 2019.
"Alhamdulillah. Tentu saja ini menambah semangat," kata Jokowi seusai menghadiri pembukaan Rapimnas III PPP di Jakarta, Kamis (27/9/2018).
Jokowi mengatakan sebetulnya putri Gus Dur Yenny Wahid telah menyampaikan dukungan itu sejak awal kepadanya secara langsung. Namun menunggu momentum yang pas untuk menyatakan kepada publik.

"Mbak Yenny sejak awal sudah menyampaikan, hanya katanya menunggu momentum yang pas. Ya, saya kira sudah disampaikan langsung oleh beliau," ujarnya.
Jokowi hadir di pembukaan Rapimnas III PPP dalam kapasitasnya sebagai Presiden RI. Selain Jokowi turut hadir sejumlah sekjen partai pendukung Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : ANTARA
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.