OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Prabowo Subianto menyambut Megawati Soekarnoputri saat pertandingan pencak silat Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018). /Suara.com-Ria Rizki
Harianjogja.com, JAKARTA- Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri meradang lantaran ekonom Kwik Kian Gie merapat ke kubu Prabowo Subianto.
Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari angkat bicara terkait pernyataan Kwik Kian Gie yang menceritakan ihwal kemarahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Megawati marah kepada kader PDIP karena tidak pernah mengajak ekonom Kwik berdiskusi.
Menurut Eva, kemarahan Megawati bentuk ekspresi karena merasa kehilangan dengan teman lama. Terlebih, Kwik Kian Gie kekinian menjadi penasihat ekonomi pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Masuknya Kwik Kian Gie ke tim pemenangan Prabowo – Sandiaga membuat Megawati kaget.
"Begini, Bu Mega kaget sih dan kehilangan tentu saja, karena Pak KKG [Kwik Kian Gie] kan teman lama bahkan menteri kabinet beliau [Megawati]. Kita diingatkan untuk merangkul para sesepuh partai, termasuk Pak Kwik, bukan hanya diundang saat perayaan ultah partai," kata Eva saat dikonfirmasi, Kamis (27/9/2018).
Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDI Perjuangan ini kemudian mengatakan, Megawati minta pada semua kader partai berlambang banteng untuk merangkul para sesepuh partai seperti Kwik.
Menurut Eva, memang sudah seharusnya sebagai kader PDIP untuk merawat komunikasi secara personal dengan para senior. Terlebih kata dia, PDIP merupakan rumah daripada Kwik Kian Gie.
Untuk itu Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma\'ruf Amin telah mengundang Kwik Kian Gie untuk menjadi narasumber pada Jumat (21/9) lalu. Bahkan kata dia, kedepannya PDIP akan berkomitmen terus melanjutkan komunikasi dengan beliau untuk dijadikan narasumber dalam diskusi-diskusi dengan isu yang strategis.
"Ke depan PDIP akan melanjutkan berkomunikasi dengan beliau untuk menjadi narsum di dikusi-diskusi isu strategis," kata Eva.
Seperti diberitakan, Kwik Kian Gie sebelumnya mengungkapkan kalau Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat marah kepada kadernya karena tidak pernah mengundang dirinya dalam diskusi.
Kemudian PDIP mengundang Kwik Kian Gie sebagai narasumber dalam diskusi. Lantas, Kwik Kian Gie berdiskusi dengan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (21/9/2018).
"Saya datang ke Rumah Cemara, melakukan diskusi dengan mereka, atas dasar tanya jawab, itu yang terjadi," kata Kwik Kian Gie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina