Advertisement
Demokrat Terkesan Mendua, Ini Jawaban Sandiaga Uno
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin(30/7). - Suara.com/Oke Dwi Atmaja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetap yakin Partai Demokrat kokoh mendukung pasangan tersebut pada pilpres, meski belakangan sikap partai tersebut terkesan mendua.
Bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno angkat bicara terkait langkah Partai Demokrat yang memberikan dispensasi khusus bagi kader yang terang-terangan mendukung pasangan bakal capres-cawapres, Joko Wododo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Padahal, Partai Demokrat memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Advertisement
Meski ditinggal kader karena lebih mendukung Jokowi dan Ma'ruf Amin, Sandiaga meyakini Partai Demokrat tak bermain dua kaki dan tetap konsekuen mendukung pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang.
"Kemarin kita bahas di rapat sekjen, pertama kami apresiasi Pak Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan dua kaki Pak Sekjen [Demokrat] secara kokoh ada di koalisi Prabowo-Sandi," ujar Sandiaga di Glodok, Jakarta, Selasa (11/9/2018).
BACA JUGA
Kendati demikian, Sandiaga menyerahkan masalah di internal partai kepada Partai Demokrat.
"Dinamika internal tentunya kita serahkan kepada Demokrat. Tugas pribadi masing-masing tentu diserahkan pada Demokrat dan internal kita hargai dan apresiasi," kata Sandiaga.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan dirinya dan Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam waktu dekat ini. Pertemuan tersebut sebagai bentuk dukungan Partai Demokrat kepada Prabowo-Sandiaga.
"Tapi dua kaki Partai Demokrat kokoh di koalisi Prabowo-Sandi itu kami mendapat afirmasi, dapet keyakinan dari Pak Sekjen [Partai Demokrat], dalam satu sampai dua hari ini Prabowo dan saya akan bersilaturahmi dengan Pak SBY dan juga kita ingin manfaatkan langkah menuju penetapan tim pemenangan yang sifatnya strategis," ujarnya menandaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Sebagian ASN Sleman Gaptek, Penggunaan Corpu Belum Maksimal
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Persib Vs Persija: Tiket Habis, Atmosfer Memanas
- Dana Desa 2026 di Bantul Berpotensi Dipangkas
- Konsumsi Rumah Tangga Melemah di Akhir 2025
- Leptospirosis di DIY Capai 453 Kasus, 38 Warga Meninggal
- KPK Terima Pengembalian Rp100 Miliar Terkait Kasus Kuota Haji
- Ekspor Motor RI Turun, Pasar Domestik Tetap Tumbuh
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
Advertisement
Advertisement



