Sejarah Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Reruntuhan 1883 hingga Kisah Tsunami
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno./Suara.com-Ummi Hadyah Saleh
Harianjogja.com, BANTUL- Pengamat Politik dari Fisipol UMY Titin Purwaningsih menilai jika dilihat dari komposisi partai pendukung, posisi Jokowi dan koalisinya sangat besar. Sehingga dari kalkulasi politik, Jokowi memang lebih kuat.
Akan tetapi, kalkulasi di atas angka itu tidak sepenuhnya menentukan kemenangan jika kubu Prabowo memiliki strategi yang justru mampu mengimbangi atau melampui lawan politiknya itu.
"Tergantung nanti strategi politik yang nanti dimainkan dari pasangan Prabowo-Sandiaga ini. Kalau hitungan angka, Pak Jokowi lebih kuat," terangnya di UMY, Jumat (10/8/2018).
Ia menambahkan, Sandi sangat memungkinkan untuk menggaet suara dari kalangan pemuda. Hal itu dimungkinkan sangat berbeda dengan pasangan Jokowi - Ma\'ruf yang dilihat dari sisi umur sudah sangat senior. "Mungkin Sandi itu bisa jadi menarik di kalangan pemilih muda," katanya.
Sayangnya Sandi belum memiliki pengalaman maksimal di pemerintahan. Rekam jejak ketika menjabat sebagai Wagub DKI tak sepenuhnya bisa menjadi referensi karena waktu menjabat hanya seumur jagung. Kelemahan itu sebenarnya harus menjadi perhatian di tim pemenangan Prabowo.
Ia menilai, politik Sara masih sangat memungkinkan terjadi pada Pilpres 2019. Karena pertentangan di medsos hingga saat ini masih terus terjadi. Kenyataan itu tak bisa dihindari karena masing-masing pendukung tidak bisa move on dari tokoh yang digandrungi. Ia tidak yakin keberadaan Ma\'ruf Amin di kubu Jokowi akan sepenuhnya dapat meredam politik Sara.
Namun ia tentu berharap masyarakat semakin cerdas dengan tidak serta merta menjadi Sara sebagai isu dalam politik. "Karena masih sering muncul berita-berita hoaks," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.
Operasi caesar dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus bayi. Pemberian ASI menjadi salah satu cara menjaga kesehatan pencernaan anak.
Timnas basket putra Indonesia dipastikan dalam kondisi fit untuk menghadapi Jepang pada laga pertama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.