OPINI: Efisiensi Berkeadilan, Pedoman Konstitusional Program Strategis Pemerintah
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Petinggi Partai Hanura menyindir koalisi kubu Prabowo Subianto dengan sebutan Koalisi Kardus Kosong.
Partai-partai politik yang berkoalisi untuk mendukung bakal calon presiden petahana Jokowi, menamakan diri mereka sebagai Koalisi Indonesia Kerja.
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan mengatakan, tedapat 9 partai yang masuk Koalisi Indonesia Kerja (KIK).
"KIK ini kontinuitas dari KIH, Koalisi Indonesia Hebat, yang terus berfokus hanya kepada kerja, kerja, kerja, demi kemakmuran dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," jelas Verry.
Selain itu, Verry mengungkapkan Jokowi bakal menemui petinggi partai KIK, Kamis (9/8/2018) malam nanti. Pertemuan itu bakal dihadiri semua ketua umum serta sekretaris jenderal partai-partai KIK.
Sementara Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengakui berbangga hati atas penamaan Koalisi Indonesia Kerja.
Ia lantas menyindir partai-partai koalisi pendukung bakal capres Prabowo Subianto sebagai Koalisi Kardus Kosong.
"Kami kan Koalisi Indonesia Kerja, nah, di sebelah itu, Koalisi Kardus Kosong. Kan sudah dapat julukan kardus,” kata Inas.
Selayaknya kardus, Inas menuturkan banyak orang yang selalu mengira-ngira, apakah sebuah kardus itu berisi atau justru kosong.
“Kalau KIK kan sudah jelas, Pak Jokowi sudah kerja. Beda dengan mereka masih kosong, belum kerja, kardus kosong,” tukasnya.
Untuk diketahui, penggunaan terma kardus mendadak beken dalam dunia politik nasional, setelah dipopulerkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief, pada Rabu (8/8/2018) malam.
Andi menggunakan istilah itu untuk menyebut Prabowo Subianto, yang ia tuding berubah haluan memilih Sandiaga Uno sebagai bakal cawapres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Polresta Sleman menetapkan MNH sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. Polisi masih memburu keberadaannya.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Pemerintahan Donald Trump disebut akan memfokuskan perundingan AS-Iran pada program nuklir Teheran, bukan pembukaan Selat Hormuz.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan efisiensi APBN bukan sekadar memangkas belanja, tetapi mengoptimalkan anggaran untuk manfaat maksimal.
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.