Advertisement
Kue Olahan Gaplek Wonogiri Go International
Advertisement
Harianjogja.com, WONOGIRI—Kue kering berbahan dasar gaplek asal Jatisrono, Wonogiri, Jawa Tengah bsia menembus pasar Eropa setelah sempat dicicipi warga Moskwa, Rusia. Kue berbahan 100% tepung gaplek ini pun menjadi runner up Food Startup Indonesia 2017 yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia.
Penggagas Inagiri, Yadi, 40, mengatakan produk kue keringnya merupakan salah satu upaya merevolusi gaplek yang selama ini dianggap sebelah mata. Produksi singkong di kabupaten berslogan Sukses itu melimpah kendati pasarannya tak selalu ada.
Advertisement
Banyak gaplek yang terbuang sia-sia dan harganya pun jatuh. “Saat diolah menjadi kue kering, nilai gaplek meningkat. Orang yang awalnya tak suka gaplek pun jadi bisa mengonsumsinya. Apalagi Inagiri ini bebas gluten sehingga bebas dikonsumsi siapa pun, termasuk penderita autis,” kata dia saat dijumpai Solopos.com di sela-sela produksi Inagiri, Senin (2/7/018).
Yadi mengatakan inovasi cookies singkong itu dimulai sejak 2014 lalu. Neneknya menjadi salah satu produsen kue kering berbahan dasar tepung mocaf (modified cassava flour) dicampur tepung terigu. Ia lantas menjajal membuat kue tanpa tambahan tepung terigu atau 100% mocaf.
Uji cobanya berhasil dan lahirlah Inagiri. “Kami sudah menyiapkan sejumlah rasa yakni kayu manis dan cokelat jahe. Ke depan akan ada rasa durian yang dirilis periodik agar konsumen tak bosan,” ungkap dia.
Warga Dusun Sabuk RT 007/RW 004 Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri itu kini berupaya meningkatkan standar produk agar bisa diekspor ke pasar Eropa. Targetnya pada 2020 mendatang, produknya dapat mewakili cita rasa Indonesia di Benua Biru itu.
Bumbu di dalam Inagiri dinilai cukup mewakili rempah Nusantara, berkat campuran kayu manis, jahe, pala, dan cengkih. “Motif batik serta wayang pada kemasan juga menggambarkan tentang Indonesia,” kata Yadi.
Kue kering Inagiri dijual mulai dari Rp10.000 untuk kemasan 50 gram, Rp15.000 kemasan 85 gram, dan Rp20.000 kemasan 125 gram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement




