OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Komjen Pol M Iriawan/Antara
Harianjogja.com, BANDUNG— Mewakili Presiden Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Mantan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol M Iriawan menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat di Gedung Merdeka jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (18//6/2018). Iriawan sah menggantikan Pelaksana Harian (PLH) Iwa Karniwa.
Terhitung Senin 18 Juni 2018 Iriawan akan menduduki Gedung Sate selama empat bulan ke depan hingga pelantikan Gubernur Jawa Barat definitif dilakukan.

Iriawan resmi ditetapkan sebagai Penjabat Gubernur Jabar berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 106/P/2018 tentang Pengesahan Pemberhentian dengan Hormat Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat masa jabatan 2013-2018 dan Pengangkatan Pejabat Gubernur Jawa Barat.
"Selamat kepada M Iriawan, diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik," kata Tjahjo Kumolo.
Pelantikan Iriawan menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat sebenarnya akan dilaksanakan pada saat masa jabatan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan habis, yakni 13 Juni lalu. Namun, karena bertepatan dengan Idulfitri, maka Plh Iwa Karniwa mengisi kekosongan jabatan hingga dilantik Pejabat Gubernur Jawa Barat.

Ahmad Heryawan mengucapkan selamat kepada Iriawan, ia meyakini Iriawan mampu menjalankan tugasnya, karena Iriawan bukan orang asing di Jawa Barat. Dia pernah menjabat sebagai Kapolda Jabar.
"Kepada sahabat saya, saya mengenalnya Iwan Bule, bukan sosok yang asing untuk kita semua," kata Aher.
Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan mengatakan dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat dalam dua periode bersama Dede Yusuf pada periode pertama dan Deddy Mizwar pada periode kedua, penuh dengan tantangan dan permasalahan.
"Perjalanan tugas saya selama dua periode merupakan waktu panjang meskipun tantangan tidak mudah, alhamdulilah dapat dituntaskan penuh rasa syukur," kata Aher dalam sambutannya.
Aher mengingatkan dalam memimpin Jawa Barat, banyak persoalan yang akan dihadapi. Di antaranya permasalahan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, serta proyek-proyek strategis nasional di Jawa Barat yang harus dikawal.
"Banyak persoalan sudah dapat ditangani, persoalan yang menjadi prioritas adalah perluasan dan meningkatkan mutu pendidikan," katanya.
Ia pun meminta Iriawan untuk mampu menjalankan pemerintahan sebaik mungkin, dengan membangun koordinasi yang baik bersama bupati, wali kota, tokoh masyarakat, tokoh agama dan TNI/Polri.
“Pemerintahan tidak hanya dari gubernur sampai kepala desa saja, tapi semua stake holder,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.