Advertisement
Gara-Gara Disebut Jadi Sasaran Teroris, Pengamanan Gedung DPR Diperketat
Rapat Anggota DPR di Gedung DPR RI. - Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Pengamanan di gedung DPR RI akan diperketat menyusul adanya jaringan teroris yang menyebut gedung tersebut menjadi salah satu sasaran teror.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pengamanan Kompleks Parlemen MPR, DPR, dan DPD diperketat, pasca tertangkapnya terduga teroris di Universitas Riau diduga akan melakukan aksi teror di beberapa tempat, salah satunya Gedung DPR RI.
"Saya meminta untuk ditindaklanjuti terutama di titik-titik rawan di Kompleks Parlemen karena ada pintu masuk 'tikus' yang harus segera ditutup. Kalau bisa pintu masuk ke Kompleks Parlemen jumlahnya sedikit sehingga bisa dikontrol," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/5/2018).
Dia mengatakan dirinya sebenarnya tidak terlalu yakin adanya ancaman tersebut namun tetap saja ancaman sekecil apapun harus diantisipasi sehingga tidak terjadi di Kompleks Parlemen.
Menurut dia, alat pendeteksi metal sudah dipasang di seluruh pintu masuk terutama di lokasi yang menjadi tempat berkumpul orang di dalam Kompleks Parlemen.
"Saya minta juga kawan-kawan media untuk waspada kalau ada orang yang mencurigakan apalagi kalau bawa tas ransel, harus hati-hati karena kemarin ditemukan semua peralatan yang siap meledak," ujarnya.
Bambang mengatakan Kompleks Parlemen merupakan salah satu objek vital dan tempat para wakil rakyat berkumpul sehingga kalau terjadi peristiwa teror maka gaungnya sangat berpengaruh dalam skala nasional.
Dia menghimbau kawan-kawan media jangan terganggu kalau ada sedikit pengetatan ketika masuk Kompleks Parlemen mohon dimaklumi karena untuk keamanan dan keselamatan bersama.
Sebelumnya, Tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri menyita empat bom siap pakai dalam penggeledahan di gelanggang mahasiswa Universitas Riau di Jalan HR Soebrantas di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (2/6/2018).
Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan para pelaku mengaku bom tersebut rencananya akan diledakan di kantor DPRD Riau dan DPR RI. Namun belum diketahui kapan bom tersebut akan diledakan karena pihak Kepolisian masih mendalami motif para pelaku.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
Advertisement
Advertisement









