Cadangan BBM Indonesia Aman, Harga Subsidi Dipastikan Tak Naik
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Kebakaran lahan. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BANJARMASIN- Kebakaran terjadi di dermaga Sungai Barito Muara Kuin Banjarmasin, Jumat (25/5/2018) hari sekitar pukul 02:00 Wita.
Kebakaran itu terjadi pada sebuah kapal tanker PT Pertamina Srikandi yang sedang sandar di dermaga tersebut.
Menurut Kapten Kapal tugboat atau kapal yang dapat digunakan untuk melakukan manuver, KM Rimau PDT 208, Sapri Eko yang pada saat kejadian berada di lokasi mengatakan, pagi itu, tiba-tiba sungai penuh dengan api.
"Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya, tiba-tiba kapal tanker yang sadar sejak Kamis siang, terbakar, dan tumpahan minyak memenuhi alur sungai," katanya.
Saat masih terkejut melihat kapal yang terbakar itu, tambah dia, tidak lama kemudian tercium bau menyengat dari sungai, dan dalam waktu sesaat, sungai pun penuh dengan api.
"Tidak lama kemudian, api pun menyambar beberapa kapal, termasuk kapal saya, Rimau, yang tambat cukup jauh dari lokasi terjadinya kebakaran kapal Pertamina tersebut," katanya.
Menurut dia, tumpahan minyak yang dibawa arus sungai, menyebabkan penyebaran api cukup cepat terjadi.
"Sungai tiba-tiba penuh dengan api dan langsung menyambar beberapa kapal yang lokasinya cukup jauh dari kapal Pertamina tersebut," katanya.
Salah seorang Satpam agen kapal curah Zainal Arifin, yang berjaga, pada saat peristiwa terjadi, mengatakan, dini hari itu, tiba-tiba kapal tanker Pertamina terbakar dan sungai pun penuh dengan api.
"Air sungai kebetulan sedang surut, api pun langsung memenuhi sungai menyambar beberapa kapal lainnya, yang sebenarnya lokasinya cukup jauh dari kapal tanker," katanya.
Salah seorang anggota BPK yang sedang berjaga di lokasi Dilah mengatakan, tiba-tiba kapal terbakar, dan tidak lama kemudian sungai pun ikut terbakar.
"Dalam waktu cepat, api pun menjalar membakar beberapa kapal lainnya, seperti Kapal Rimau, Sinar Alam dan beberapa kapal lainnya.
Api mulai bisa dikuasai sekitar pukul 04:00 Wita dini hari, setelah puluhan BPK datang dan berupaya keras untuk memadamkan api.
Hingga kini, belum diketahui apakah dalam peristiwa tersebut terdapat korban apa tidak.
Beberapa ABK yang berada di kapal, berhasil diselamatkan ke lokasi terdekat, seperti pabrik semen curah.
Kendati api telah padam, banyak warga masih berada di lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut, dan beberapa aparat masih melakukan penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.