Wabah Ebola di Kongo Memburuk, Kasus Suspek Tembus 900 Orang
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kian mengkhawatirkan. Lebih dari 900 kasus suspek dan 223 kematian dilaporkan.
Kondisi usai ledakan bom di gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA -Dari 13 pelaku teror bom di Surabaya, polisi mengungkapkan sudah mengidentifikasi 11 di antaranya dan menyisakan dua pelaku yang belum teridentifikasi.
Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan seluruh korban akibat serangan bom di Surabaya, Selasa (15/5/2018), akan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Total korban yang sudah dikembalikan ada 12. Tinggal satu korban, yaitu satpam yang belum diserahkan, hari ini [Selasa] bisa diserahkan kepada kelurga," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan.
Sedangkan, untuk para pelaku, dari 13 pelaku teroris di Surabaya dan Sidoarjo, 11 di antaranya sudah teridentifikasi. Tinggal dua pelaku penyerang Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Madya yang belum teridentifikasi.
"Sebanyak 11 pelaku sudah teridentifikasi, tinggal dua. Tinggal satu yang parah, mereka kakak adik pelaku pengeboman di Ngagel. Sudah diidentifikasi semua. Tak terlalu lama diserahkan kepada keluarga," katanya.
Hingga saat ini, ada 33 korban dari masyarakat yang tengah dirawat di beberapa rumah sakit di Surabaya.
"Masyarakat 33 orang. Mudah- mudahan berangsur pulih dan bisa pulang rumah masing-masing," kata Machfud.
Untuk dua anggota kepolisian korban teror Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel Madya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah memberi dua anggota itu kenaikan pangkat luar biasa.
"Surat telegram rahasia [TR] sudah keluar. Kami juga mengusulkan anggota korban bom yang di Mapolrestabes Surabaya untuk mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa," ucapnya.
Dia menjelaskan, saat ini enam anggota polisi tengah menjalani proses pemulihan setelah mendapat perawatan yang intensif. Mereka telah bisa berinteraksi.
"Anggota polisi yang agak parah satu dirawat di RSUD Dr Soetomo. Matanya harus hilang, mudah-mudahan satunya bisa berfungsi.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Bisnis Indonesia
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kian mengkhawatirkan. Lebih dari 900 kasus suspek dan 223 kematian dilaporkan.
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Italia 2026 di Mugello dan memperkokoh posisi puncak klasemen dengan 173 poin. Simak hasil balapan dan klasemen terbaru MotoG
Produktivitas pertanian Bantul meningkat hingga rata-rata 8 ton per hektare meski luas lahan menyusut. Teknologi IoT dan digitalisasi pemasaran menjadi faktor p
Pemkot Jogja membedah dua rumah warga kurang mampu di Tegalrejo. Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp20 juta dari Baznas Kota Yogyakarta untuk renovasi
Sedang mencari HP gaming terbaik 2026? Simak rekomendasi 5 smartphone gaming mulai Rp3 jutaan hingga flagship premium dengan performa kencang untuk PUBG, Mobile
Timnas Indonesia U19 akan menghadapi Myanmar pada laga perdana Grup A Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6/2026) pukul 20.00 WIB.