Advertisement

Terjadi Teror Bom di Surabaya, Kapolri Langsung Meluncur ke Surabaya

Newswire
Minggu, 13 Mei 2018 - 14:48 WIB
Kusnul Isti Qomah
Terjadi Teror Bom di Surabaya, Kapolri Langsung Meluncur ke Surabaya Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, SURABAYA-Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung meluncur ke Surabaya, Jawa Timur menyusul terjadinya ledakan di tiga gereja pada Minggu (13/5/2018) pagi.

Kapolri tiba pada Minggu siang. Ia datang untuk memantau langsung kondisi lokasi ledakan yang terakhir dikabarkan menewaskan 10 orang.

Advertisement

Pertama, ia memantau Gereja Kristen Indonesia Diponegoro 146 di Jalan Raya Diponegoro, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan di Jalan Arjuno, dan terakhir, Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, di Jalan Ngagel Madya.

Kapolri tidak datang sendirian, namun ada sejumlah aparat dan pejabat daerah yang ikut berdatangan ke lokasi. Seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Kapolda Jatim Irjen Mahfud Arifin, serta Gubernur Jatim Soekarwo.

Kondisi di lokasi sendiri terpantau masih banyak puing-puing kaca sisa ledakan bom yang mengguncang tadi pagi. Ambulans bersama tim medis juga masih bersiaga di lokasi untuk melakukan tindakan darurat.

Sementara polisi masih terus melakukan penyisiran, dan kembali menemukan tiga bom yang belum sempat diledakkan pelaku. Bom tersebut kemudian diledakkan oleh aparat.

Aksi pengeboman gereja ini pun menuai kecaman berbagai pihak. Seperti diungkapkan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas, mengecam dan mengutuk keras tindakan para pelaku yang dianggapnya berjiwa Hipokrit (munafik). Dikatakan dia, perbuatan teror tak akan mampu membuat bangsa Indonesia panik dan takut, justru sebaliknya makin bersatu dan bergandengan erat.

"Perlawanan terhadap kolonialisme dengan bambu runcing di era pra-kemerdekaan adalah bukti tak terbantahkan, kita semua bisa bersatu. Apalagi sekadar teror bom, oleh mereka yang berjiwa hipokrit," terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement