Sultan Minta Desa Wisata Jangan Hanya Kejar Jumlah Kunjungan Wisatawan
Sultan meminta desa dan kampung wisata di DIY tidak hanya mengejar kunjungan, tetapi menghidupkan potensi lokal dan memberi manfaat bagi warga.
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA-Detasemen Khusus (Densus) 88 menembak mati terduga teroris di Terminal Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Minggu (13/5/2018) sekira pukul 02.00 WIB.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, keempat teroris itu merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). “Mereka ini adalah kelompok jaringan JAD,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Setyo mengatakan, petugas yang sudah membunti keempat orang pelaku itu akhirnya mendapatkan perlawanan di wilayah Cianjur, tepatnya di Perempat Pasirhayam dan akhirnya baku tembak pun tak terhindarkan.
“Sehingga menyebabkan adanya baku tembak antara petugas dengan para pelaku,” terang dia.
Tak cuma itu, setelah menembak mati empat orang yang berinisial BBN, DCN, AR dan HS, polisi melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil menangkap dua pelaku lainnya.
“Pengejaran dilanjut dan mengkap kembali atas nama G di Sukabumi dan satu orang lagi inisial M di Cikarang,” jelas Setyo.
Adapun, barang bukti dari yang disita dari G dan M, berupa senjata api yang sudah disimpan oleh para terduga teroris. Keduanya masih dalam penyelidikan oleh para petugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sultan meminta desa dan kampung wisata di DIY tidak hanya mengejar kunjungan, tetapi menghidupkan potensi lokal dan memberi manfaat bagi warga.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.