Advertisement
Dua Korea yang Terpisah 65 Tahun Bertemu dalam Satu Meja Makan
Presiden Korea Selatan, Moon Jae/in, dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, akan bertemu di Peace House (Gedung Perdamaian), yang terletak di kawasan Panmunjeom di sisi Korea Selatan. / Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in akan menyambut pemimpin Kim Jong Un di perbatasan kedua negara besok, Jumat (27/4/2018), saat pemimpin Korea Utara (Korut) itu melintasi batas demarkasi militer kedua negara.
Moon akan menyambut tamunya di tembok pembatas yang menandai pembatas kedua Korea yang juga disebut Demilitarized Zone, ujar Sekretariat Kepresidenan Korsel, Im Jong-seok sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (26/4/2018).
Advertisement
Ketika Kim melangkah di garis batas maka dia akan menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang melangkahkan kakinya sejak kedua negara mengakhiri perang 65 tahun lalu.
Kim akan menerima penyambutan secara militer dan kedua pemimpin kemudian akan berjalan ke gedung Peace House, sebuah bangunan beton berdinding kaca yang berada di sisi bagian selatan tempat gencatan senjata dilakukan di desa Panmunjom. Di desa bersejarah itu pertemuan tingkat tinggi diadakan.
Kim akan menandatangani buku tamu sebelum sesi pertemuan pagi dimulai. Pertemuan itu disebut sebagai "Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Perdamaian dan Kesejahteraan Semenanjung Korea”.
Para delegasi akan melaksanakan makan siang secara terpisah dari kedua pemimpin negara satu rumpun itu.
Moon dan Kim juga akan menanam pohon perdamaian bersama di garis demarkasi di halaman Peace House menjelang sore, ujarnya. Setelah itu mereka akan menandatangani pernyataan bersama.
Acara jamuan makan malam akan dilakukan pada malamnya sebelum Kim kembali ke negaranya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
Advertisement
Warga Kanigoro Desak Penyelesaian Jalan Wisata Kepek-Ngobaran
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- DLH Sleman Terkendala Lahan, Pembangunan IPAL Komunal Mandek 2 Tahun
- Gol Bunuh Diri Antar Al Nassr Pangkas Jarak dengan Al Hilal
- Juventus Siapkan Opsi Beto untuk Tambal Lini Depan Jelang Deadline
- Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026, Keamanan AS Dipertanyakan
- TNI AU Terima Tiga Rafale, Penguatan Pertahanan Udara Dimulai
- Meta Godok Langganan Premium Instagram dan WhatsApp, AI Jadi Andalan
- RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol
Advertisement
Advertisement



