Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Harianjogja.com, CIREBON- Sejumlah nelayan Cirebon, Jawa Barat mendeklarasikan dukungannya agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai calon presiden (capres) 2019. Deklarasi digelar Rabu (18/4/2018).
Koordinator Forum Nelayan Cirebon Abdul Rosyid mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi janji dengan tolak reklamasi dalam pidato politiknya di Balai Kota DKI Jakarta. “Dalam kesempatan itu Anies mengatakan pengelolaan air, pengelolaan tanah, pengelolaan teluk tidak boleh untuk kepentingan perseorangan. Tidak boleh untuk koorporasi. Tidak boleh untuk satu golongan. Tidak boleh untuk satu organisasi," kata Abdul Rosyid menirukan pernyataan yang pernah dikeluarkan Anies Baswedan terkait reklamasi Teluk Jakarta seperti termuat dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (19/4/2018).
Dalam konteks ini Anies dengan tegas, bahwa air dan tanah adalah milik masyarakat (publik) tidak bisa dikuasai oleh perorangan atau koorporasi. Keberanian Anies bukan tanpa risiko dengan dikeluarkannya surat mencabut moratorium Pulau C, D, dan Pulau G melalui SK nomor S-78-001/02/menko/maritim/X/2017 yang dikeluarkan saat itu oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dengan alasan syarat-syarat sudah terpenuhi.
"Mandat nelayan Cirebon untuk Anies Calon Presiden 2019-2024. Ketegasan Anies Baswedan dengan menolak reklamasi Teluk Jakarta, sejalan dengan komitmen Anies yang memihak para nelayan, tidak hanya nelayan di Jakarta. Tetapi juga adalah nelayan di Indonesia yang terkena dampak reklamasi yang berakibat langsung kepada penurunan produktifitas dan hasil tangkap para nelayan," kata dia.
Keberpihakan Anies menurutnya jelas membuktikan bahwa Anies mengerti akan masalah kebangsaan dengan memberikan solusi bagi rakyat Indonesia. Ditambahkannya, kepemimpinan yang mengedepankan dialogis tanpa dengan pencitraan dan mencari persoalan umat dan bangsa dengan jalan keluar yang cepat dan tepat di butuhkan Indonesia ke depan. "Dengan ini kami, Forum Nelayan Cirebon memberikan amanah kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden [Capres] pada Pemilihan Presiden 2019-2024," tegasnya.
Sebelumnya aksi deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai capres juga muncul di Jogja. Forum Masyarakat Yogyakarta (FMY) menggelar aksi pernyataan sikap di Titik Nol Kilometer, Jogja Jumat (6/4/2018) lalu terkait dengan wacana memberangus demokrasi dengan memunculkan calon tunggal dalam pilpres. Mereka pun mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden Indonesia untuk Pemilu 2019. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.