Viral Pendaki Naiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu, Ini Sanksinya
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Goldman Sachs/Investorking
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertarungan berikutnya dari perusahaan-perusahaan internet akan berlangsung di Indonesia karena besarnya jumlah populasi, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, serta besarnya potensi pasar yang belum dimanfaatkan.
Goldman Sach Group Inc. mengatakan dalam laporannya, para analis yang dipimpin Miang Chuen Koh menganalisa dua sektor yang dia percayai menawarkan peluang terbesar untuk meraup keuntungan. Kedua sektor seksi itu dalah game online dan e-commerce.
Pendapatan yang diperoleh dari game online dapat menambah tingkat pertumbuhan tahunan sebanyak 22% pada lima tahun mendatang, sementara nilai kotor produk dagang e-commerce akan memperoleh compound annual growth rate (CAGR) sebanyak 61%.
CAGR adalah tingkat pertumbuhan tahunan suatu investasi dalam periode waktu lebih dari satu tahun.
“Beberapa nama besar dalam industri teknologi berinvestasi di negara-negara Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Goldman seperti disitat Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Bloomberg, Minggu(15/4/2018).
Sebut saja Softbank Group Corp., Alibaba Group Holding Ltd., Tencent Holdings Ltd., dan perusahaan milik Google Alphabet Inc.
Sebagai contoh, Softbank merupakan bagian dari grup yang berinvestasi sebesar US$100 juta ke Tokopedia pada 2014. Perusahaan ini juga bekerja sama dengan Didi Chuxing dalam investasi sebesar US$2 miliar di Grab, yang baru saja mengakuisisi Uber Asia Tenggara.
Namun, bukan hanya perusahaan-perusahaan tersebut yang direkomendasikan oleh para broker dalam laporan ini. Ada perusahaan internet Singapura, Sea Ltd. Sea yang merupakan mitra perusahaan asal Indonesia, Garena (perusahaan entertainment digital) dan platform e-commerce, Shopee.
“Sea dalam posisi bagus untuk meraup untung dari prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, tren, serta kompetisi,” jelas Goldman.
ADR Sea Ltd., merosot 30% sejak terdaftar pada 2017. Meskipun begitu, tidak seorang analis pun yang terbebani. Perusahaan ini memperoleh nilai sembilan pada rating beli, dan para analis memperkirakan ADR Sea Ltd. akan melonjak 76% dalam 12 bulan mendatang. Goldman bahkan berkeyakinan, saham-saham di semua perusahaan yang disebutnya itu akan bullish dan meraih double.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Sebanyak 359 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mengikuti cek kesehatan gratis dan tes kebugaran selama tiga hari.
Lelang kostum BTS dari halftime show Piala Dunia 2026 menghasilkan miliaran rupiah untuk mendukung program pendidikan global.
Bank Dunia memperkirakan 25–27% perusahaan formal di Indonesia melakukan penghindaran pajak berdasarkan survei terhadap 2.955 perusahaan.
John Herdman menyoroti keseimbangan bertahan dan transisi defensif sebagai kunci Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura.
Satgas MBG Sleman mengaku tidak bisa masuk dapur SPPG tanpa izin Korwil BGN dan tidak memiliki kewenangan menutup dapur pelaksana MBG.