Kemenangan Meksiko Atas Jerman Berkat Doa Nenek Ini
Meksiko mampu mengalahkan Jerman dengan skor 1-0, Minggu (17/6/2018).
Chris Matthews dan kekasihnya berfoto di depan akuarium. /metro.co.uk
Harianjogja.com, STEVENTON – Siapa sangka membersihkan akuarium bisa membuat 10 orang harus dilarikan ke rumah sakit? Pria 27 tahun asal Steventon, Oxfordshire, Inggris, Chris Matthews tanpa sengaja melepaskan racun paly toksin dari batu karang yang ia bersihkan.
Kisah unik ini terjadi akhir Maret 2018, pada Senin (26/3/2018). Saat itu Chris membersihkan akuarium miliknya. Ia membersihkan batu karang dengan cara menyikatnya. Aktivitas tersebut berjalan seperti biasa, Chris dan anggota keluarganya tak merasakan apapun hingga hari berikutnya.
“Suhu tubuh tak menentu, kami merasa sulit bernapas dan batuk-batuk. Kami sempat menganggap ini cuma flu biasa, tapi semuanya berubah menjadi kecurigaan keracunan saat dua anjing kami juga sakit,” ungkap Chris kepada Fox News, Rabu (4/4/2018).
Chris akhirnya menghubungi nomor darurat dan menceritakan kondisi keluarganya. Bantuan yang datang bisa dibilang cukup besar. Tanpa butuh waktu lama rumah Chris sudah dibarikade polisi. Tiga ambulans dan mobil pemadam kebakaran pun disiagakan.
Chris dan keluarganya langsung dievakuasi berserta empat pemadam kebakaran yang menghirup udara di rumah Chris. Empat pemadam kebakaran dan tiga anggota keluarga Chris dipersilahkan keluar dari rumah sakit tak sampai 12 jam, namun tiga anggota keluarga lainnya diminta menginap untuk menunggu hasil tes darah.
“Kalau saja kami nekat tinggal di rumah satu malam lagi, mungkin efeknya akan mematikan,” ucap Chris seperti dikutip Metro.co.uk, Jumat (6/4/2018).
Akibat peristiwa tersebut pintu dan jendela rumah Chris dibiarkan terbuka selama satu malam. Polisi berjaga semalaman. Warga sekitar diminta tetap di rumah dan dipastikan tak ada bahaya mengancam. Pemadam kebakaran dan dinas kesehatan setempat mengambil batu karang di akuarium Chris.
Gejala keracunan yang dialami Chris dan korban lainnya disebabkan oleh racun palytoksin yang terdapat di batu karang. Sebagai penyuka ikan, Chris mengaku tahu racun tersebut, namun Chris tak tahu kalau mengeluarkan batu karang bisa menyebabkan paly toksin menyebar melalui udara.
“Saya tahu mengenai palytoksin. Racun itu bisa membunuh apabila termakan. Goresan dari karang yang mengandung paly toksin bisa menyebabkan ruam-ruam, namun saya tak mengetahui kalau mengeluarkan batu karang dari air bisa menyebabkan racunnya menyebar melalui udara,” terang Chris.
Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut palytoksin adalah salah satu racun yang memiliki potensi mematikan. Racun itu bisa menyebar melalui kulit, udara, dan oral. Kasus terpapar palytoksin bagi pemelihara ikan biasanya melalui udara atau kulit karena luka yang disebabkan goresan dengan batu karang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Meksiko mampu mengalahkan Jerman dengan skor 1-0, Minggu (17/6/2018).
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.