Advertisement
KISAH UNIK : Hadapi Penumpang "Iseng", Pramugari Ini Dibekali Pendidikan Militer
Advertisement
Kisah unik mengenai sekolah pramugari di Tiongkok yang menerapkan pendidikan militer.
Harianjogja.com, TIONGKOK -- Awak pesawat Tiongkok dilatih keras untuk melindungi diri sendiri dari tangan penumpang yang jahil. Bahkan pramugari pun mendapat jatah pendidikan militer. Termasuk mengikuti latihan gulat maupun ketrampilan mengunci lawan.
Advertisement
Dikutip dari Mirror, Senin (20/6/2016), selama ini pramugari identik dengan perempuan yang mengenakan pakaian secara elegan dan melayani penumpang secara santun. Adapun pramugari yang dilatih di Chengdu Civil Aviation Academy justru memperlihatkan hal yang berseberangan.
Misalnya saja, setiap calon pramugari dilatih dengan pendidikan militer intensif. Mereka juga diberi ketrampilan mengunci lawan. Siswa yang mengikuti pendidikan di Chengdu East Star Airline College diwajibkan menyelesaikan tahapan tersebut sebelum melanjutkan masa pembelajaran di tempat tersebut.
Mengenakan pakaian militer, mereka berlatih serangkaian teknik bela diri. Dalam tiap kelas, yang berisi sekitar 20 siswa, mereka diminta merangkak di dalam lumpur. Dapat dikatakan pelatihan ini lebih mirip proses rekuitmen tentara daripada pramugari yang harus siap melayani penumpang di atas ketinggian 30.000 kaki.
Mail Online mencatat otot yang terbentuk membuktikan pramugari tersebut tidak hanya trampil tetapi juga memiliki kekuatan yang prima karena sudah terlatih. Namun begitu mengenakan seragam pramugari, mereka terlihat feminim, elegan dan sigap melayani penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Long Weekend Paskah, Penumpang KA Daop 6 Jogja Capai 36 Ribu Orang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement




