Advertisement
KISAH UNIK : 5 Bulan Tumbuh Di Perut, Bobot Tumor Capai 7 Kg
Advertisement
Kisah unik tentang pasien tumor.
Harianjogja.com, INDIA - Seorang perempuan harus menjalani operasi selama empat jam untuk mengeluarkan tumor raksasa seberat tujuh kilogram atau setara dengan bayi berusia setahun.
Advertisement
Tumor seberat tujuh kilogram ini tumbuh di dalam tubuh perempuan berusia 45 tahun. Tumor ini diduga berada di tubuh pasien selama lima bulan.
Sebelum tumor itu dikeluarkan, sejumlah diagnosa tak tepat diterima perempuan ini. Mayoritas dokter menyatakan perempuan tersebut akan meninggal lantaran mengalami tumor.
Perempuan yang tak diketahui namanya ini dari Kerela, India. Sebelumnya, dia mengeluhkan sakit yang luar biasa di daerah perut selama berbulan-bulan. Rasa sakit ini kemudian berubah menjadi tumor perut dengan berat yang mencapai tujuh kilogram.
Ketua Tim Penanganan, G Unnikrishnan mengatakan tumor ini diduga berusia 5-6 bulan.
"Tumor ini tumbuh cepat dan menyebar di sisi kanan perut, karena itu hati dan kantung empedu tak dapat berfungsi dengan benar," terangnya seperti dikutip dari Mirror, Rabu (15/6/2016)
[caption id="attachment_729328" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2016/06/tumor-7-kg-india-1.jpg">http://images.harianjogja.com/2016/06/tumor-7-kg-india-1-370x247.jpg" alt="Tumor seberat 7Kg berhasil dikeluarkan (Mirror)" width="370" height="247" /> Tumor seberat 7Kg berhasil dikeluarkan (Mirror)[/caption]
Dia menyampaikan jika operasi ini ditunda beberapa hari saja, kemungkinan keselamatan pasien akan terancam.
Luar biasanya, operasi yang diadakan di Thiruvananthapuram, Kerela dilakukan secara cuma-cuma.
"Perempuan yang bekerja sebagai karyawan di Anganwadi [PNS yang menangani perawatan anak-anak] di Pathanapuram telah mendapatkan sejumlah perawatan di beberapa rumah sakit tetapi tidak pernah mendapat diagnosa yang benar," kata dia.
Dalam operasi ini dokter Aravind S. Ganapath, Suman, Mussamil dibantu sejumlah residen junior. Proses penanganan sekitar empat jam.
Tumor yang didiagnosa sebagai retroperitoneal lymphangioma telah diangkat setelah mengalami sejumlah operasi yang kompleks. Dokter menyatakan angka kejadian kasus ini hanya 186 kali di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ikuti Edaran Pusat, Sleman Kaji WFH ASN dan Efisiensi Energi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
Advertisement
Advertisement




